TVS Salip Yamaha, Pabrikan India Kuasai Tiga Besar Dunia

Mira T. · 2 min baca · 4 bulan lalu · 86 dibaca
Bisik.id
TVS Salip Yamaha, Pabrikan India Kuasai Tiga Besar Dunia

Gambar atau konten salah?

Peta persaingan industri sepeda motor global mengalami perubahan signifikan. Pabrikan asal India, TVS, berhasil melampaui Yamaha dan menduduki posisi merek sepeda motor terbesar ketiga di dunia berdasarkan data penjualan sepanjang tahun 2025.

Menurut data industri, TVS mencatatkan penjualan global sebanyak 5,46 juta unit pada 2025. Angka ini menunjukkan peningkatan sebesar 20,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya, ketika mereka menjual 4,52 juta unit. Kenaikan volume ini yang membuat produsen yang berbasis di Chennai itu menyalip Yamaha yang hanya membukukan penjualan 5 juta unit dalam periode yang sama.

Di urutan teratas, Honda Motor masih memegang kendali dominan. Honda melaporkan penjualan 16,44 juta unit sepanjang 2025, naik 6 persen dari 15,51 juta unit pada tahun sebelumnya.

Menariknya, di antara Honda dan TVS, terdapat pabrikan India lainnya yang menempati posisi kedua. Perusahaan tersebut adalah Hero Motocorp. Hero mampu menjual 6,25 juta unit motor sepanjang tahun lalu. Ini merupakan peningkatan 5,2 persen dibandingkan penjualan mereka di 2024 yang mencapai 5,9 juta unit.

Keberhasilan TVS menembus tiga besar dunia menggarisbawahi menguatnya pengaruh produsen India dalam industri sepeda motor global. Kini, dua dari tiga produsen motor terbesar dunia berasal dari India, yaitu Hero MotoCorp dan TVS.

Di pasar domestik India, TVS saat ini menempati posisi produsen motor terbesar ketiga, menguasai sekitar 19-20 persen pangsa pasar, berada di belakang Hero MotoCorp dan Honda.

Salah satu faktor pendorong pertumbuhan TVS adalah pergeseran tren di pasar motor India menuju segmen yang lebih premium. Konsumen makin banyak mencari motor dengan kapasitas mesin di atas 150 cc, dan TVS terus memperluas pilihan produknya di area ini.

Selain itu, TVS masih mempertahankan kekuatan di segmen pasar umum melalui produk skuter dan moped. Mereka juga memiliki jaringan ekspor yang kuat ke berbagai negara berkembang, khususnya di kawasan Afrika.

Berbeda dengan TVS, Yamaha dalam beberapa tahun terakhir tampak lebih fokus pada segmen yang lebih spesifik (niche) dan secara bertahap mengurangi lini produk di beberapa kategori motor dengan volume penjualan besar. Penjualan Yamaha juga cenderung lebih banyak berasal dari negara-negara maju yang laju pertumbuhannya lebih lambat dibandingkan pasar negara berkembang.

TVS juga menunjukkan langkah agresif di sektor elektrifikasi. Saat ini, mereka merupakan salah satu pemain utama di pasar motor listrik India. Perusahaan sedang mempertimbangkan peningkatan kapasitas produksi yang saat ini mendekati 500 ribu unit per tahun.

Di sisi lain, performa bisnis Yamaha menunjukkan hasil yang beragam secara global. Penjualan mereka meningkat di Jepang dan beberapa negara Asia Tenggara seperti Indonesia, Filipina, dan Thailand. Namun, pelemahan permintaan di Eropa dan Amerika Serikat memberikan tekanan pada total volume penjualan mereka di pasar negara maju.


Ringkasan:

  • TVS melampaui Yamaha menjadi produsen motor terbesar ketiga dunia pada 2025, dengan penjualan 5,46 juta unit.
  • Peringkat teratas masih diisi oleh Honda Motor (16,44 juta unit), diikuti oleh Hero Motocorp (6,25 juta unit).
  • Dua dari tiga produsen motor terbesar dunia kini berasal dari India (Hero dan TVS).
  • Pertumbuhan TVS didorong oleh fokus pada segmen premium di India dan jaringan ekspor yang kuat di Afrika.
  • Yamaha mengalami perlambatan karena fokus pada segmen niche dan pelemahan permintaan di pasar maju seperti Eropa dan AS.
TVSPeringkat Motor GlobalPenjualan Sepeda MotorYamahaHero MotoCorpIndustri Motor IndiaMotor Listrik

Komentar

Memuat komentar...