UI Terapkan Detektor Metal dan Pemeriksaan Tubuh di UTBK
Gambar atau konten salah?
Panitia Ujian Nasional (UTBK) Sistem Nasional Berbasis Teknologi (SNBT) di Universitas Indonesia (UI) menyiapkan langkah-langkah pencegahan kecurangan sejak hari pertama pelaksanaan ujian di Gedung Fakultas Rumpun Ilmu Kesehatan (RIK) Kampus UI, Depok, Jawa Barat. Pada hari Selasa, 21 April 2024, mereka menempatkan metal detector di pintu masuk ruangan ujian.
Alat ini bertujuan mendeteksi alat komunikasi yang dapat disembunyikan oleh peserta. Selain itu, panitia juga melakukan body checking untuk memastikan tidak ada perangkat tersembunyi di telinga atau leher, terutama bagi peserta berhijab. “Kita juga melakukan body checking terutama untuk yang berhijab. Karena kita kan tidak bisa melihat ya kalau dari luar apakah di bagian telinganya atau lehernya ada alat bantu atau tidak,” jelas Rina Rahmawati, Penanggungjawab UTBK SNBT di RIK UI.
Peserta diminta melepas semua aksesoris, termasuk ikat pinggang, jam tangan, gelang, dan cincin. Handphone harus dinonaktifkan dan disimpan di tas masing-masing. Rina menambahkan, “Kemudian jumlah pengawasnya juga perbandingannya 1 banding 20. Jadi dalam satu ruangan itu, misalnya ada di LB207 itu ada 50 peserta, kita punya 2 pengawas dan 3 teknisi ruang.”
Jika ada peserta yang terbukti melakukan kecurangan, panitia akan mengirimkan laporan ke pusat UTBK. Rina menjelaskan prosedur sanksi: “Jadi nanti kalau misalnya terjadi kecurangan, kami masukkan ke dalam berita acara pelaksanaan ujian kecurangannya apa. Lalu nanti kami akan arahkan ke pusat penerimaan masa baru atau pusat UTBK-nya UI di kantor PMB. nanti yang memutuskan adalah pihak pusat UTBK.”
Rina juga menegaskan bahwa belum ada praktik kecurangan di lokasi UTBK UI. “Kalau di Universitas Indonesia tidak,” ujarnya.
Berikut adalah tata tertib UTBK 2026 yang diikuti peserta:
- Peserta UTBK harus datang ke lokasi ujian paling lambat 30 menit sebelum ujian dimulai.
- Peserta UTBK tidak boleh ikut ujian jika terlambat dengan alasan apa pun sejak waktu tes dimulai.
- Peserta tidak diperbolehkan membawa:
- Daftar logaritma
- Semua jenis kalkulator
- Kertas
- Buku atau catatan lain
- Alat komunikasi seperti telepon seluler
- Jam tangan (arloji)
- Kamera
- Modem
- Semua jenis alat elektronik untuk merekam dan sebagainya
- Peserta UTBK dilarang bekerja sama dengan pihak manapun dengan berkomunikasi secara langsung dan tidak langsung terkait pelaksanaan ujian dengan metode komunikasi apa pun.
- Peserta UTBK dilarang menanyakan jawaban soal kepada siapa pun.
- Peserta UTBK dilarang meninggalkan ruang ujian selama ujian berlangsung, kecuali seizin pengawas ujian.
- Peserta UTBK dilarang menggantikan atau digantikan oleh orang lain.
- Peserta UTBK dilarang menyalin dan merekam soal ujian dengan menggunakan media apapun.
- Peserta yang melakukan kecurangan di atas akan dicatat dalam Berita Acara Pelanggaran Ujian (BAPU).
Dengan prosedur yang ketat dan pengawasan yang intens, panitia berharap pelaksanaan UTBK di UI dapat berlangsung adil dan bebas dari kecurangan. Keberhasilan ini menandai komitmen universitas terhadap integritas akademik dan keadilan bagi semua peserta ujian.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Dua Siswa Indonesia Siap Bertarung di Olimpiade Internasional
Wamendik Sains Antar Anak ke Sekolah di Hari Pertama
Peneliti Indonesia Kembangkan Vaksin Dengue mRNA
100 Siswa Indonesia Dikirim Bertarung di 16 Ajang Sains Dunia
Undip Buka Jalur Mandiri Gelombang 2, Cuma Pakai Nilai UTBK-Rapor
Lolos KIP Kuliah? Ini Cara Ajukan UKT Golongan 1 dan 2
Berita Terbaru
Bobby Minta TKD Sumut 2027 Tak Dipotong
Atap SD Ambrol, Siswa Belajar Bergantian di Musala
Harga Ayam dan Telur Mulai Naik Pasca Bulan Suro
7 Tips Liburan Eropa Barat dari Traveler Indonesia
De la Fuente Minta Yamal Rileks Hadapi Prancis
OJK: Likuiditas Perbankan Aman, Rp 400 Triliun Disuntik ke Himbara