UI Terbuka Seleksi Nasional 2026: 2.078 Mahasiswa Terpilih
Gambar atau konten salah?
Universitas Indonesia (UI) membuka pendaftaran mahasiswa baru melalui Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026. Dari 35.118 pendaftar, 2.078 mahasiswa baru terpilih, termasuk 78 yang berasal dari daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
Rektor UI, Prof. Dr. Ir. Heri Hermansyah ST, M Eng, IPU, menegaskan komitmen universitas: “Penerimaan mahasiswa baru melalui SNBP merupakan salah satu upaya untuk menjaring talenta-talenta terbaik bangsa. UI berkomitmen untuk terus menghadirkan pendidikan tinggi yang berkualitas, inklusif, dan berdampak bagi masyarakat.”
Di antara penerima, 289 mahasiswa akan mendapatkan beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah yang disediakan oleh pemerintah.
Menurut Ketua Umum Tim Penanggung Jawab SNPMB, Prof. Dr. Ir. Eduart Wolok, ST, MT, “Dari total daya tampung PTN akademik sebesar 162.116 kursi, terdapat 774.263 pendaftar, dengan jumlah peserta yang diterima sebanyak 155.543 orang. Tingkat keterisian kursi mencapai 95,95 persen, sementara tingkat kelulusan dari total pendaftar sebesar 20,09 persen.”
UI mencatat bahwa Fakultas Vokasi menjadi fakultas dengan jumlah calon mahasiswa baru terbanyak. Berikut rincian jumlah penerimaan per fakultas:
- Fakultas Vokasi: 366 orang
- Fakultas Teknik: 342 orang
- Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya: 225 orang
- Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam: 191 orang
- Fakultas Ekonomi dan Bisnis: 170 orang
- Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik: 124 orang
- F
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
