Ujian TKA SMPN 1 Denpasar: Matematika dan Bahasa Indonesia
Gambar atau konten salah?
Denpasar, 6 April 2026 dan 7 April 2026 menjadi hari dua ujian akademik tingkat SMP yang diadakan di SMPN 1 Denpasar. Ujian ini dibagi dua hari: hari pertama fokus pada Matematika, hari kedua pada Bahasa Indonesia.
Seorang siswa, Dhanu Ananda Aryasutha, mengungkapkan kesulitannya saat mengerjakan bagian Matematika. Ia mengatakan, "Kalau saya pribadi, geometri. Yang seperti bangun ruang, bola, dan sejenisnya," saat ditemui pada 7 April 2026. Materi geometri, khususnya bangun ruang, menjadi batu sandungan bagi banyak siswa.
Jumlah soal di bagian Matematika mencapai 30 nomor dengan waktu 1 jam 15 menit. Karena keterbatasan waktu, Dhanu tidak sempat menyelesaikan semua soal. Ia menambahkan, "Ada beberapa soal yang belum dikerjakan, sekitar tiga soal,". Selain itu, ia juga merasakan kegugupan: "Deg-degan," ujarnya.
Dhanu menegaskan tidak ada masalah teknis selama ujian. Ia berkata, "Kalau server sing nggak ada. Tapi ada beberapa soal yang saya belum pelajari,". Sebelum ujian, peserta mengikuti simulasi singkat. Dhanu menjelaskan, "Iya, kemarin ada simulasi dulu sekitar satu menit. Beberapa soal aja, buat ngecek error atau tidak,".
Ujian TKA tidak bersifat wajib, namun sekolah mendorong siswa yang ingin melanjutkan ke SMA negeri untuk mengikuti tes tersebut. Dhanu menyatakan, "Dari sekolah yang mau masuk SMA negeri diwajibkan ikut, karena bisa membantu nilai biar lolos,". Ia berencana mendaftar ke SMA Negeri 7 Denpasar, dan hampir semua teman sekelasnya ikut tes ini. Ia menambahkan, "Kalau di kelas saya hampir semua ikut,".
Setelah dua hari ujian, siswa SMPN 1 Denpasar akan melanjutkan kegiatan belajar mengajar biasa. Dhanu menegaskan, "Pembelajaran biasa sampai ujian sekolah nanti di awal Mei,". Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga, Anak Agung Gede Wiratama, menegaskan pelaksanaan TKA berjalan lancar: "Pelaksanaan TKA berjalan tertib, aman, lancar,".
Dengan ujian yang berlangsung teratur, siswa di Denpasar memiliki kesempatan untuk menilai kemampuan akademik mereka sebelum melangkah ke jenjang pendidikan berikutnya. Ujian ini memberi gambaran tentang kesiapan siswa menghadapi tantangan di SMA negeri, terutama bagi mereka yang bermimpi melanjutkan ke SMA Negeri 7 Denpasar.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kapolri Duduk Bareng Pecalang dan Ojol di Bali
Sensatia Raih Sertifikasi Bebas Kekejaman dari Cruelty Free International
Kampung Gelgel Klungkung tak punya calon kades
Bangkai Paus di Pantai Perancak Kembali Muncul
Ledakan Tabung Gas Hanguskan Warung Bakso, Tiga Luka Bakar
Klungkung Kekurangan 8.300 PJU, Nusa Penida Paling Parah
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
