Union Berlin Ganti Pelatih, Marie‑Louise Eta Jadi Wanita
Gambar atau konten salah?
Union Berlin memutuskan untuk memecat pelatihnya, Steffen Baumgart, pada tanggal 11 April 2026. Keputusan tersebut diambil setelah ia hanya berhasil meraih dua kemenangan dalam empat belas pertandingan di Bundesliga.
Setelah pemecatan, klub mengangkat Marie-Louise Eta sebagai pelatih interim. Eta, yang berusia 34 tahun, sebelumnya menjabat sebagai asisten pelatih di klub sejak 2024 dan memimpin tim U-19. Ia menjadi pelatih pertama perempuan yang memimpin tim utama putra di salah satu dari lima liga top Eropa.
Debut Eta sebagai pelatih utama berlangsung pada 18 April 2026, ketika Union Berlin menjuarai Wolfsburg di Stadion Alten Forsterei. Pertandingan tersebut merupakan pekan ke-30 Liga Jerman.
Wolfsburg memulai unggulan lewat gol Patrick Wimmer di babak pertama, lalu menambah keunggulan lewat Dzenan Pejcinovic di awal paruh kedua. Union Berlin hanya mampu membalas lewat gol Oliver Burke pada menit ke-82, sehingga akhir skor menjadi 2-1 untuk Wolfsburg.
Di bawah kepemimpinan Eta, Union Berlin mencatatkan 24 tembakan (7 di antaranya tepat sasaran) dan menguasai bola 51 persen. Wolfsburg hanya melakukan 5 tembakan (4 tepat sasaran) dan memiliki 49 persen kepemilikan bola. Meski begitu, tim tuan rumah belum cukup tajam dalam memanfaatkan peluang.
Setelah pertandingan, Eta menyatakan rasa kecewa namun juga puas dengan usaha pemain. “Pertama-tama saya kecewa kami kalah dalam laga ini. Namun saya suka para pemain menunjukkan segalanya,” ujarnya di laman resmi Bundesliga.
Dia menambahkan, “Kami memiliki energi yang bagus selama latihan peka ini dan kami sudah mengimplementasikan banyak hal yang kami kerjakan. Pada akhirnya ini tentang sepakbola dan itu yang mau saya fokuskan,” kata Eta.
Berikut ini tweet resmi klub yang menyoroti debut tersebut: Pride and joy. History. It's kick off in the beautiful Stadion An der Alten Försterei. #FCUWOB | #fcunion | 0-0 | 01' pic.twitter.com/KT0MMMNaLb— 1. FC Union Berlin (English) (@fcunion_en) 18 April 2026
Sejauh ini, Union Berlin berada di posisi ke-11 klasemen sementara dengan 32 poin. Tantangan berikutnya bagi Eta adalah menjaga tim tetap bertahan di Bundesliga.
Dengan langkah berani ini, klub menegaskan komitmennya terhadap inovasi dan kesetaraan di dunia sepakbola. Keberhasilan Eta diharapkan menjadi contoh bagi generasi pelatih perempuan di Eropa.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
