United Perpanjang Kontrak Kobbie Mainoo Hingga 2031
Gambar atau konten salah?
Manchester United baru saja memperpanjang kontrak Kobbie Mainoo hingga 2031. Perpanjangan ini memberi Mainoo kontrak empat tahun baru.
Gaji Mainoo naik drastis, kini mencapai 130‑150 ribu paun per pekan, naik dari 25 ribu paun per pekan sebelumnya.
Kontrak ini tidak mencakup klausul pelepasan.
Perpanjangan didorong oleh performa Mainoo, terutama setelah Michael Carrick menjadi manajer interim. Mainoo, yang dulu terpinggirkan di era Ruben Amorim, kini menjadi duet maut di lini tengah bersama Casemiro.
Mainoo digambarkan sebagai gelandang box‑to‑box, menghubungkan pertahanan dengan serangan yang dipimpin Bruno Fernandes, sementara Casemiro menutup back four.
Sejak 17 Januari 2024, Mainoo selalu starter, hanya diganti sekali pada laga melawan Newcastle United 5 Maret 2024. Ia bermain penuh 26 penampilan dan mencatat empat assist musim ini.
Mainoo lahir dari akademi Manchester United, telah tampil 98 penampilan, mencetak tujuh gol dan lima assist.
Dengan perpanjangan kontrak dan kenaikan gaji, Mainoo menunjukkan nilai pentingnya bagi klub, menegaskan perannya sebagai tulang punggung tengah.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
