Universitas Malaysia Masuk Top 100 Asia, Kualitas Tinggi
Gambar atau konten salah?
Malaysia tetap menjadi tujuan kuliah favorit bagi mahasiswa internasional, termasuk dari Indonesia. Negara ini tidak hanya dekat secara geografis, tetapi juga menawarkan banyak universitas berperingkat global dengan biaya studi yang kompetitif.
Pada 23 April 2026, Times Higher Education (THE) merilis Asia University Rankings 2026. Dalam pemeringkatan tersebut, sejumlah kampus Malaysia berhasil masuk ke top 100 Asia berdasarkan kriteria pengajaran, riset, transfer pengetahuan, dan internasionalitas.
Universitas yang masuk top 100 Asia:
- Universiti Teknologi Petronas – Peringkat Asia: 35
- University of Malaya – Peringkat Asia: 65
- Sunway University – Peringkat Asia: 84
- Universiti Kebangsaan Malaysia – Peringkat Asia: 87
- Universiti Teknologi Malaysia – Peringkat Asia: 95
- Universiti Sains Malaysia – Peringkat Asia: 100
- Universiti Putra Malaysia – Peringkat Asia: 123
- Universiti Utara Malaysia – Peringkat Asia: 125
- Universitas Malaysia Pahang Al‑Sultan Abdullah – Peringkat Asia: 165
- Universitas Pendidikan Sultan Idris – Peringkat Asia: 168
Ranking ini didasarkan pada 929 universitas di 36 negara/wilayah dan menimbang beberapa indikator:
- Teaching/learning reputation (24.5%) – mencakup reputasi pengajaran (10%), rasio staf‑mahasiswa (4.5%), rasio doktor‑sarjana (2%), rasio doktor‑staf akademik (5.5%), dan pendapatan institusi (2.5%).
- Research environment (28%) – meliputi reputasi riset (15%), pendapatan riset (6.5%), dan produktivitas riset (6.5%).
- Research quality (30%) – terdiri dari dampak sitasi (7.5%), kekuatan riset (7.5%), keunggulan riset (7.5%), dan pengaruh riset (7.5%).
- International outlook (7.5%) – proporsi mahasiswa internasional (2.5%), staf internasional (2.5%), dan kolaborasi internasional (2.5%).
- Industry (10%) – pendapatan industri (5%) dan paten (5%).
Daftar ini menegaskan bahwa Malaysia memiliki banyak kampus yang bersaing di tingkat internasional. Tidak hanya universitas negeri besar, kampus swasta seperti Universiti Teknologi Petronas dan Sunway University juga berhasil masuk ke top 50 dan top 100 Asia. Hal ini mencerminkan perkembangan ekosistem pendidikan tinggi Malaysia, terutama dalam kualitas riset, internasionalisasi, dan hubungan industri global.
Bagi mahasiswa yang mencari studi di luar negeri dengan lokasi dekat dan kualitas teruji, Malaysia menjadi pilihan menarik.
Secara keseluruhan, peringkat ini menunjukkan bahwa universitas Malaysia unggul dalam pengajaran, riset, dan hubungan internasional, sehingga negara ini tetap menjadi destinasi pendidikan tinggi yang kuat bagi pelajar Indonesia dan internasional lainnya.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
