USU Buka 66 Jurusan SNBT 2026: Kuota Besar, Pilihan Luas
Gambar atau konten salah?
Universitas Sumatera Utara (USU) di Kota Medan membuka 66 program studi untuk Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026. Program-program ini mencakup bidang kesehatan, teknik, sains, dan humaniora.
USU menjadi salah satu perguruan tinggi negeri favorit di Pulau Sumatera. Banyak calon mahasiswa dari berbagai daerah memilih USU karena variasi jurusan yang luas, mulai dari ilmu kesehatan hingga ilmu sosial.
Dalam SNBT 2026, beberapa program di USU menawarkan kuota yang cukup besar. Kuota tinggi dapat menjadi strategi bagi peserta untuk meningkatkan peluang masuk, meski harus memperhatikan minat dan jumlah peminat.
Berikut 10 jurusan USU dengan daya tampung terbesar di SNBT 2026 berdasarkan data di laman resmi Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB):
- Ilmu Hukum (S1) – Daya Tampung: 196, Peminat 2025: 3.123
- Ilmu Kesehatan Masyarakat (S1) – Daya Tampung: 128, Peminat 2025: 1.966
- Agroekoteknologi (S1) – Daya Tampung: 96, Peminat 2025: 1.147
- Ilmu Keperawatan (S1) – Daya Tampung: 81, Peminat 2025: 1.064
- Pendidikan Dokter (S1) – Daya Tampung: 80, Peminat 2025: 1.633
- Akuntansi (S1) – Daya Tampung: 80, Peminat 2025: 1.754
- Manajemen (S1) – Daya Tampung: 80, Peminat 2025: 1.815
- Psikologi (S1) – Daya Tampung: 80, Peminat 2025: 1.716
- Sastra Inggris (S1) – Daya Tampung: 75, Peminat 2025: 702
- Agribisnis (S1) – Daya Tampung: 64, Peminat 2025: 1.153
Peserta dapat memilih hingga empat program studi, baik di PTN Akademik maupun PTN Vokasi. Urutan pilihan menunjukkan prioritas, sehingga program pertama yang dipilih dianggap paling diutamakan.
USU menawarkan peluang besar bagi calon mahasiswa, terutama bagi yang tertarik pada jurusan dengan kuota tinggi. Memilih program dengan kuota lebih besar dapat meningkatkan peluang masuk, namun tetap perlu mempertimbangkan minat pribadi dan kesiapan akademis.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
