VAR di Stadion Batakan: Ruang Kosong, Video Bermain Sendiri
Gambar atau konten salah?
Di Stadion Batakan, Persiba Balikpapan menghadapi PSS Sleman pada Minggu (26 April 2026). Pertandingan tersebut menjadi sorotan karena sebuah momen gaib yang melibatkan sistem VAR.
Ketika wasit Naufal Aditya meninjau peristiwa di layar monitor pada menit ke‑50, penonton melihat ruang VAR tampak kosong. Dalam siaran televisi, layar di tepi lapangan tetap memutar cuplikan pertandingan, seolah ada operator yang mengontrol. Namun, saat ditonton melalui live streaming, ruang VAR benar‑benar kosong tanpa ada orang.
Video ulang dari layar VAR tersebut segera viral di media sosial. Akun sepakbola global TrollFootball menertawakan kejadian itu, menulis: “Supernatural moment in Indonesia: Ref goes to check VAR… no official in sight, yet video played on its own” pic.twitter.com/mmt8gIiHZ0— Troll Football (@TrollFootball) April 27, 2026.
Netizen Indonesia banyak mengomentari kejadian ini. Sebagian merasa malu atas apa yang terjadi di liga sepakbola Tanah Air, sementara yang lain menganggapnya sekadar kesalahan teknis.
Untuk menanggapi, I.League sudah memberikan klarifikasi. Direktur Utama Ferry Paulus menegaskan bahwa VAR di laga Persiba vs PSS Sleman tetap berjalan normal. Ia menyebut bahwa ruangan kosong tersebut disebabkan oleh system error pada siaran, sehingga gambar yang muncul tidak mencerminkan kondisi sebenarnya di ruang VAR.
Ferry Paulus menambahkan: “I.League memastikan bahwa seluruh proses VAR berjalan sesuai standar dan protokol yang berlaku. Tidak ada kendala dalam operasional pengambilan keputusan di lapangan,” katanya dalam pernyataan yang diterima detikSport. Ia juga menyatakan bahwa I.League berkomitmen menjaga integritas kompetisi dan memastikan penggunaan teknologi VAR dilakukan secara profesional, transparan, dan akuntabel.
Dengan penjelasan tersebut, I.League berharap publik dapat memahami bahwa kejadian tersebut hanyalah kesalahan teknis pada siaran, bukan masalah operasional VAR. Kejadian ini menyoroti pentingnya sistem pengawasan yang ketat dalam pertandingan profesional.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
