Verstappen Frustrasi di Suzuka, Pertimbangkan Pengunduran 2026
Gambar atau konten salah?
Max Verstappen berkunjung ke Suzuka pada 29 Maret 2026 setelah menempati posisi kedelapan di Grand Prix Jepang. Ia menilai performa mobil Red Bull Racing tidak memuaskan di bawah regulasi baru.
Sejak memulai musim ini, Verstappen belum pernah memenangi podium. Ia hanya mengumpulkan 12 poin dari tiga seri yang sudah berlalu, dan masih tertinggal 60 poin di belakang Kimi Antonelli dari Mercedes yang memimpin klasemen.
Regulasi baru untuk F1 2026 menekankan tenaga listrik. Verstappen menganggap desain mobil yang dihadirkan lebih menyerupai “mobil Formula E yang diberi steroid.” Kritiknya menyoroti ketidakmampuan mobil untuk bersaing di era ini.
“sudah lebih dari sekadar frustrasi,” ujarnya pada siang hari sebelum balapan. Ia menyatakan bahwa kondisi saat ini sudah melewati sekadar rasa frustrasi.
Setelah balapan, ia menegaskan bahwa dirinya “tak menikmati pekerjaannya saat ini.”
“Ketika Anda berada di posisi ke-7 atau ke-8, dan Anda tidak menikmati keseluruhan formula di baliknya, itu tidak terasa alami bagi seorang pebalap. Tentu saja saya mencoba beradaptasi, tetapi cara balapannya tidak menyenangkan. Itu benar-benar bertentangan dengan prinsip mengemudi. Lalu pada satu titik, ya, itu bukan lagi yang ingin saya lakukan,”
Ketika ditanya apakah hal ini berhubungan dengan rencana pengunduran diri di akhir musim, ia menjawab: “Itulah yang saya katakan. Saya memikirkan segala sesuatu di dalam paddock ini.”
“Secara pribadi saya sangat senang. Anda juga menunggu 24 balapan. Kali ini 22. Tapi biasanya 24. Dan kemudian Anda hanya berpikir apakah itu sepadan? Atau apakah saya lebih menikmati berada di rumah bersama keluarga saya? Lebih sering bertemu teman-teman saya ketika Anda tidak menikmati balapan?”
Kontrak Verstappen dengan Red Bull berlaku hingga 2028, namun dilaporkan memiliki klausul yang memberi hak untuk keluar pada akhir tahun jika ia tidak berada di dua posisi teratas di musim panas nanti.
“Saya berusaha. Saya terus mengingatkan diri sendiri setiap hari untuk mencoba menikmatinya. Hanya saja, ini sangat sulit,”
Perkembangan ini menandai ketidakpastian bagi salah satu juara dunia empat kali. Sementara Red Bull masih menunggu keputusan akhir Verstappen, para penggemar Formula 1 menunggu apakah ia akan tetap di lintasan atau mencari alternatif di luar F1.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Bagnaia Jalani Operasi Lengan saat Libur MotoGP
Marc Marquez Yakin Motor 850cc Bisa Lebih Cepat di Sachsenring
Veda Ega: Honda Unggul di Tikungan Cepat
Mario Aji dan Veda Ega Siap Balapan di MotoGP Mandalika
Veda Ega dan Mario Aji Target Bangkit di Paruh Kedua MotoGP
Marc Marquez Juara MotoGP Jerman 2026
Berita Terbaru
Prabowo Pilih Maung Mahal Demi Industri Dalam Negeri
Prabowo Akan Luncurkan Motor Listrik Nasional
Prabowo Resmikan Proyek LNG Masela, Tunggu 28 Tahun
Stok BBM Nasional Aman 14-40 Hari
PLN Diskon Tambah Daya 50% Sambut Tahun Ajaran Baru
Iran Ancam Hentikan Ekspor Energi Timur Tengah
Pemerintah Tetapkan 60% Gas Blok Masela untuk Domestik
Antrean BBM di Medan Kembali Normal
Prabowo Target Bangun 50 Pabrik Etanol Demi BBM Campur
Irak-Suriah Hidupkan Pipa Minyak Alternatif Hormuz
