Video Wisatawan Menanjak GAK Lampung Terbakar Media Sosial

Yanto K. · 1 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
Video Wisatawan Menanjak GAK Lampung Terbakar Media Sosial

Gambar atau konten salah?

Video yang menunjukkan banyaknya wisatawan yang menanjak Gunung Anak Krakatau (GAK) di Lampung beredar luas di media sosial. Video tersebut menampilkan orang-orang yang berfoto di tempat yang jelas berbahaya, meski pemerintah sudah melarang kedekatan dengan gunung tersebut dalam radius dua kilometer.

Menurut peraturan, jarak aman dari GAK diatur pada dua kilometer. Meskipun begitu, foto‑foto dan video‑video tersebut menunjukkan para pengunjung tetap menantang batasan tersebut.

Kepala Pos Pantau Gunung Anak Krakatau, Andi Suwardi, mengakui bahwa pihaknya telah mengimbau wisatawan agar tidak “menginjakan kaki” ke GAK. Ia menambahkan, “Iya, gimana ya. Kalau laporan ke pihak terkait sudah, tapi di lapangan kan pengawasan orang main mendarat aja. Orang kan punya kesadaran masing-masing kan,” katanya pada Senin, 15 Juni 2026.

Andi menegaskan bahwa imbauan terus diinformasikan dan dilaporkan. Ia menambahkan, “Imbauan terus kami informasikan. Kami juga terus laporan. Padahal sudah jelas aturan dua kilometer tidak boleh mendekat,” sambungnya.

Ia menjelaskan bahwa para wisatawan sering “bermain kucing‑kucingan” untuk bisa mendatangi GAK. Ia juga menyebutkan, “Ya kadang‑kadang kita bingung juga, wisatawan yang pada jalan‑jalan di sana (GAK), caranya bagaimana mereka bisa ke sana. Untuk pengawasan itu di BKSDA, mungkin agak jarang juga ke sana. Biasanya kalau ada BKSDA pasti nggak diperbolehkan,” imbuhnya.

GAK saat ini masih dalam status Level II waspada. Pemerintah terus memperingatkan wisatawan agar tidak mendekati gunung dengan jarak dua kilometer.

Situasi ini menyoroti ketidaksesuaian antara kebijakan pemerintah dan perilaku wisatawan, serta tantangan pengawasan di wilayah rawan geologi.

Gunung Anak KrakatauLampungwisatawandua kilometerimbauanpengawasanBKSDALevel II waspada

Komentar

Memuat komentar...