Bayi Ditemukan di Kantong Plastik Merah Lampung Timur
Gambar atau konten salah?
Di Dusun Peluasan, Desa Terbanggi Marga, Kecamatan Sukadana, Lampung Timur, warga menemukan bayi perempuan yang diduga baru lahir pada Senin, 15 Juni 2026. Bayi itu ditemukan hidup di dalam kantong plastik berwarna merah.
Penemuan terjadi sekitar pukul 10.00 WIB di belakang salon milik warga. Seorang warga mendengar suara tangisan di area belakang rumahnya pada pukul 09.53 WIB. Setelah dicek, bayi terbungkus handuk dan dimasukkan ke dalam kantong plastik merah yang juga dibungkus pakaian lain.
Kasatreskrim Polres Lampung Timur, AKP Stefanus Reinaldo Fajar Nuswantoro Boyoh, menyatakan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas orang tua maupun pihak yang diduga membuang bayi tersebut. Ia mengatakan, “Kondisi bayi sehat dan berjenis kelamin perempuan. Saat ini kami masih melakukan pendalaman terkait identitas orang tuanya.”
Berbagai instansi langsung bergerak setelah penemuan. Bupati Lampung Timur, Ela Siti Nuryamah, mengonfirmasi bahwa bayi diduga belum lama dilahirkan. Ia menambahkan, “Dari kondisi fisiknya, bayi diduga belum lama dilahirkan. Tali pusar bayi diketahui masih menempel saat ditemukan warga.”
Setelah dievakuasi, bayi dibawa ke fasilitas kesehatan. Saat ini ia menjalani observasi dan perawatan di RSUD untuk memastikan kesehatannya tetap stabil. Bidan desa, puskesmas, Dinas Sosial, dan Dinas Kesehatan bekerja sama dalam penanganan terbaik bagi bayi tersebut.
Menurut Ela, penanganan sudah selesai dan bayi berada di RSUD. Ia menutup pernyataan dengan, “Sudah ditangani. Saat ini bayi berada di RSUD untuk dilakukan observasi. Sejak ditemukan, bidan desa, puskesmas, Dinas Sosial, dan Dinas Kesehatan bersama-sama melakukan penanganan terbaik untuk bayi tersebut.”
Kasus ini menyoroti pentingnya kewaspadaan warga dan koordinasi instansi dalam menangani situasi darurat. Penemuan bayi di lingkungan rumah tangga menambah kesadaran akan perlunya sistem pelaporan dan penanganan cepat bagi anak yang terancam.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Cek Bansos PKH Tahap 3 Mulai 20 Juli, Siapkan NIK
Wapres Cek PSEL Palembang, Sorot Dampak Lalu Lintas Sampah
GoldenEye Kembali Malam Ini, Film Bond Perdana Brosnan
Kapolres Muba Tinjau Titik Longsor, Minta Warga Alih Jalur
Harga Emas Antam Turun Rp2.000 per Gram
Gibran Tinjau Jembatan Musi V, Progres Capai 91,21 Persen
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
