Vinales Isyaratkan Hengkang dari MotoGP Akhir Musim Ini
Gambar atau konten salah?
Maverick Vinales, pebalap tim Tech3 KTM, kini berada dalam situasi yang tidak pasti. Ia memberi isyarat kuat bahwa dirinya akan meninggalkan MotoGP pada akhir musim ini. Padahal sebelumnya, banyak yang menduga Vinales akan naik kelas ke tim pabrikan KTM untuk musim 2027. Namun, tim asal Austria itu justru mengumumkan kerja sama dengan Fabio Di Giannantonio yang akan berpasangan dengan Alex Marquez.
Di sisi lain, Tech3 dikabarkan sudah sepakat dengan Luca Marini. Satu kursi tersisa disebut-sebut akan diberikan kepada pebalap Moto2, Senna Agius atau Manuel Gonzalez. Vinales mengaku sempat menandatangani kontrak dengan KTM, tetapi akhirnya dibatalkan. Kini, pebalap asal Spanyol itu bahkan tidak lagi mencari peluang untuk bergabung dengan tim lain.
"Tidak lagi. Kurasa pekan lalu adalah tahap terakhir. Jadi setelah itu, aku tidak melakukan pembahasan lagi. Sudah jelas... ya, aku tidak melakukan pembahasan lagi," ujar Vinales soal pembicaraan dengan KTM. Ia juga menambahkan, "Aku enggak tahu. Kurasa di [dunia] balap motor aku sudah melakukan segalanya yang memungkinkan. Aku tidak yakin. Sudah jelas, mungkin ada kesempatan bagus di sana -- atau mungkin tidak. Aku enggak tahu. Aku bahkan tidak mencarinya."
Pebalap yang pernah membela Suzuki, Yamaha, dan Aprilia ini juga mengatakan, "Mungkin aku ingin balapan dan menikmati balapannya. Namun, untuk sekarang aku tidak mencari apapun. Aku menantikan liburan yang panjang." Pernyataan ini disampaikan Vinales dalam wawancara dengan the Race.
Di usia 31 tahun, Vinales sebenarnya masih memiliki sisa karier yang panjang di dunia balap motor. Ia bahkan mengungkapkan keinginan untuk tampil di kejuaraan balap motor lain selain MotoGP. "Aku akan ingin sekali melakukannya, mungkin di masa depan, melakukan balapan yang berbeda. Aku menyaksikan Jack [Miller] di Suzuka 8 Hours, dan kupikir itu sangat menyenangkan," ungkapnya.
Vinales kini berada di persimpangan jalan. Kontrak yang batal dan minimnya tawaran dari tim lain membuatnya mempertimbangkan untuk rehat atau beralih ke ajang balap yang berbeda. Ketidakpastian ini menjadi titik balik dalam karier pebalap yang sudah malang melintang di berbagai tim pabrikan MotoGP.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Bagnaia Jalani Operasi Lengan saat Libur MotoGP
BKB Rekrut Eks UFC, Incar Ekspansi ke Indonesia
Marc Marquez Yakin Motor 850cc Bisa Lebih Cepat di Sachsenring
Atlet Asian Games 2026 Tinggal di Kapal Pesiar
Veda Ega: Honda Unggul di Tikungan Cepat
Mario Aji dan Veda Ega Siap Balapan di MotoGP Mandalika
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
