Komdigi Bantah Elon Musk Danai Makan Bergizi Gratis
Gambar atau konten salah?
Kabar yang menyebutkan bahwa miliarder teknologi Elon Musk akan mendanai program Makan Bergizi Gratis (MBG) hanyalah hoaks belaka. Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) dengan tegas membantah narasi liar yang beredar di masyarakat tersebut.
Informasi palsu ini muncul dan menyebar luas. Isinya mengklaim bahwa bos perusahaan raksasa asal Amerika Serikat itu menjadi pendana inisiatif Presiden Prabowo Subianto. Bukan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Komdigi langsung meluruskan bahwa klaim itu tidak benar.
"Faktanya, klaim dengan narasi Elon Musk akan tanggung anggaran MBG adalah hoaks," demikian pernyataan resmi Komdigi di situs mereka.
Menurut penelusuran Komdigi, hoaks tersebut disebarkan oleh sebuah akun Facebook. Akun itu mencatut tangkapan layar artikel yang pernah terbit pada 6 Desember 2025. Isi artikel asli sama sekali tidak membahas soal pendanaan MBG. Artikel itu hanya memuat informasi bahwa perusahaan media sosial X, yang dimiliki Elon Musk, harus membayar denda sebesar EUR 120 juta. Nilai itu setara dengan sekitar Rp 2,32 triliun.
Denda dijatuhkan karena X, yang dulu bernama Twitter, melanggar aturan Uni Eropa. "Sanksi dijatuhkan usai penyelidikan selama dua tahun berdasarkan Undang-Undang Layanan Digital (DSA) Uni Eropa yang mengharuskan platform digital untuk berupaya lebih banyak dalam mengatasi konten ilegal dan berbahaya. Artikel itu sama sekali tidak menyebutkan Elon Musk akan menanggung anggaran MBG," jelas Komdigi.
Dengan demikian, Komdigi mengkategorikan informasi tersebut sebagai hoaks. Elon Musk tidak menanggung atau bahkan sekadar berencana menanggung anggaran MBG.
Sebagai informasi, program MBG sendiri memiliki alokasi anggaran yang besar. Pada tahun 2025, sebesar Rp 51,5 triliun dialokasikan. Mayoritas dana itu digunakan untuk pengadaan makanan masyarakat. Sisanya dipakai untuk operasional ribuan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Untuk tahun berjalan, anggaran MBG mencapai Rp 268 triliun. Angka ini sudah dipangkas dari rencana awal yang menyentuh Rp 335 triliun. Hingga April 2026, Badan Gizi Nasional (BGN) mencatat realisasi belanja telah mencapai Rp 75 triliun. Program ini juga telah menjangkau lebih dari 61 juta penerima manfaat.
Hoaks soal keterlibatan Elon Musk dalam pendanaan MBG ini hanyalah salah satu dari sekian banyak informasi palsu yang beredar. Masyarakat diimbau untuk selalu memeriksa kebenaran informasi sebelum menyebarkannya. Sumber resmi dari pemerintah adalah rujukan yang paling tepat untuk mendapatkan informasi akurat tentang program-program negara.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Pemuda Bandung Tewas Diseret Buaya di Hari Ulang Tahun
Emas Monas Ternyata 72 Kg, 28 Kg di Antaranya Sumbangan
PSSI Incar Pemain Diaspora, Tapi Klub Asing Tak Wajib Lepas
Kebakaran di RSUD Sukabumi, Api Hanya Bakar Rongsokan
Jalan Diponegoro Depan Gedung Sate Ditutup Mulai Hari Ini
Kajati Jabar Buka Suara soal SP3 Kasus Erwin
Berita Terbaru
Komdigi Bantah Elon Musk Danai Makan Bergizi Gratis
Vinales Isyaratkan Hengkang dari MotoGP Akhir Musim Ini
Mantan Pegawai Nuklir Kini Pimpin DLH Magelang
Jembatan Dengkeng Dibongkar, Warga Keluhkan Tak Ada Jembatan Darurat
Rumah Mbah Sojo di Nganjuk Bolong, Hidup Tanpa Listrik
PP Rp20 Triliun BPJS Kesehatan Masih Tertahan
Mbappe: Prancis Bukan Tim Terkuat
Prancis Pastikan Tiket Semifinal Piala Dunia 2026
Telkomsel Siapkan 465 GraPARI untuk Registrasi Biometrik