Vinicius Junior, tetap di Real Madrid, tidak buru-buru kontrak, rencana lama
Gambar atau konten salah?
Vinicius Junior tidak ingin terburu-buru memutuskan perpanjangan kontrak dengan Real Madrid. Meski begitu, ia menyatakan ingin bertahan beberapa tahun lagi sebelum pulang ke kampung halaman di Brasil. Pernyataan ini muncul dalam wawancara dengan jurnalis Casimiro Miguel. Kontrak 25‑tahun pemain muda ini akan berakhir pada 01 Juni 2027.
"Saya tidak pernah membayangkan diri saya jauh dari Real Madrid. Saya memaksimalkan setiap momen yang saya habiskan di sini karena ini adalah klub impian saya," ujar Vinicius. Ia menambahkan, "Saya menikmati setiap momen, saya ingin terus bermain di sini sepanjang hidup saya, tetapi saya juga tidak terburu-buru untuk memperbarui kontrak."
Menurutnya, Real Madrid dan klub memiliki kesepakatan hingga 2027, sehingga masih banyak hal yang perlu dibicarakan. "Kami memiliki kesepakatan hingga 2027, jadi sampai saat itu kami memiliki banyak hal untuk dibicarakan dengan Real Madrid, begitu pula sebaliknya. Klub bersikap tenang soal itu, saya tenang, presiden (Florentino Perez) mempercayai saya dan saya juga mempercayainya. Itu saja."
Vinicius bergabung dengan Madrid pada 01 Januari 2018 setelah diambil dari Flamengo. Ia mengaku berniat kembali ke sana sebelum usia menua. "Saya akan kembali. Bukan sekarang, tapi saya juga tidak ingin terlalu tua. Saya rindu Flamengo, jadi mari kita lihat. Mungkin dalam tiga atau empat tahun lagi, tapi belum untuk sekarang," jelasnya.
Awalnya, ia sempat menolak perpanjangan kontrak ketika Xabi Alonso masih melatih tim. Situasi membaik ketika Alvaro Arbeloa masuk. Kini, Real Madrid akan memiliki pelatih baru, dengan Jose Mourinho menjadi kandidat kuat.
Untuk saat ini, fokus Vinicius akan dialihkan ke Timnas Brasil. Ia masuk dalam skuad asuhan Carlo Ancelotti yang menargetkan gelar juara keenam di Piala Dunia bulan depan. Dengan komitmen ini, ia tetap menjaga hubungan baik dengan klub serta persiapan menuju turnamen internasional.
Keputusan ini menandai langkah strategis bagi pemain muda yang ingin menyeimbangkan karier klub dan nasional, sambil mempertimbangkan masa depan di tanah kelahirannya.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
