Vitor Tinoco Bantu Timnas Saint Kitts di FIFA Series Jakarta
Gambar atau konten salah?
Vitor Tinoco, asisten pelatih Persik Kediri, akan berperan sementara waktu di timnas Saint Kitts & Nevis untuk mengikuti FIFA Series di Jakarta.
Ia akan membantu jajaran pelatih Sugar Boyz, timnas Saint Kitts & Nevis, dalam persiapan dan pelaksanaan pertandingan tersebut. Manajemen Persik Kediri memberi izin kepada Vitor, seorang pria asal Brazil, untuk berkontribusi pada timnas tersebut. Setelah acara selesai, ia kembali ke Macan Putih.
“Jeda internasional, asisten pelatih Persik Kediri, Coach Vitor Tinoco turut ambil bagian dalam agenda FIFA Series. Coach Vitor dipercaya untuk membantu jajaran kepelatihan Timnas St. Kitts and Nevis selama rangkaian pertandingan yang akan berlangsung pada 27-31 Maret mendatang di Jakarta” tulis Persik Kediri dalam media sosial klub.
Pertandingan berlangsung pada 27-31 Maret 2024.
Keputusan memilih Vitor tidak lepas dari pengalaman sebelumnya bekerja sama dengan Marcelo Serrano, pelatih Sugar Boyz saat ini, ketika menangani timnas junior Brazil.
Pengalaman Vitor di liga Indonesia membuat Marcelo Serrano tertarik kembali menggunakannya. Ia telah berkarier di sepak bola tanah air sejak 2017, ketika menjadi bagian dari tim kepelatihan Barito Putera.
Pada FIFA Series ini, Vitor akan kembali berkolaborasi dengan Marcelo Serrano. Wawasan Vitor tentang sepak bola Indonesia akan diandalkan Marcelo untuk meramu taktik ketika bertemu Indonesia.
Peran Vitor Tinoco menandai kolaborasi internasional yang membantu persiapan timnas Saint Kitts & Nevis di Indonesia, sekaligus mempererat hubungan antara klub dan pelatih asing.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
