Warga Pekanbaru Bingung Urus Surat, RT Baru Belum Dilantik
Gambar atau konten salah?
Warga di Pekanbaru, Riau, menghadapi situasi yang membingungkan saat mengurus dokumen administrasi. Masalah ini muncul karena ketua RT dan RW yang baru terpilih belum juga dilantik.
Seorang warga Sialangmunggu bernama VRM mengaku kesulitan saat mengurus surat untuk pendaftaran sekolah anaknya. Ia bingung harus meminta tanda tangan dari siapa. Ketua RT yang baru mengatakan belum bisa melayani karena belum dilantik. Sementara ketua RT yang lama sudah tidak menjabat sejak tahun lalu.
"Serba salah, kita ke RT baru katanya belum dilantik," ujar VRM pada Selasa, 07 Juni 2026.
Ia menambahkan bahwa situasi ini membuatnya bolak-balik tanpa kejelasan. "Jadinya bolak-balik. Katanya ke RT baru, ada juga RT lama dan tidak tahu kita dari keduanya ini mana yang benar," kata VRM.
Warga lain, Abdullah, juga merasakan hal yang sama. Ia mengaku repot mengurus administrasi yang membutuhkan rekomendasi dari RT atau RW.
"Agak repot dibuat memang karena saling lepas tangan. Kan ada beberapa ya surat-surat harus lewat RT atau RW, ini kan jadi dilema, bingung juga kita dibuatnya," kata Abdullah.
Untuk mengatasi masalah ini, Abdullah biasanya mendatangi kedua belah pihak. Ia meminta tanda tangan dari ketua RT baru, tetapi stempel atau cap masih dipegang oleh ketua yang lama. "Ada nanti teken di RT baru, tapi cap atau stempel di RT lama. Jadi harus datang ke keduanya," jelas Abdullah.
Kondisi ini membuat Abdullah berharap Pemerintah Kota Pekanbaru segera mengambil tindakan. Ia meminta agar ketua RT dan RW yang terpilih segera dilantik. Proses pelantikan seharusnya sudah dilakukan secara serentak awal tahun lalu.
"Urusan administrasi ini kan penting. Jadi sebelum ke lurah atau ke kecamatan juga harus ke RT dan RW. Ya kita berharap dari Pemerintah Kota Pekanbaru segera ketua-ketua ini dilantik karena peran mereka kan sangat dibutuhkan di masyarakat," katanya.
Warga hanya bisa menunggu kepastian dari pemerintah kota. Tanpa pelantikan, urusan sederhana seperti tanda tangan surat menjadi rumit. Mereka berharap masalah ini segera selesai agar tidak mengganggu kebutuhan administrasi sehari-hari.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Masjid Istiqlal Kumpulkan 35 Ton Sampah Lewat Program Ramah Lingkungan
Cokelat Hitam Bikin Bahagia dan Sehat, Ini Buktinya
BI: Pelemahan Rupiah 1,4% Masih Lebih Baik dari Negara Lain
Pompong Tenggelam di Siak, 1 Tewas 3 Hilang
Buaya Terkam, Perempuan di Pasangkayu Tewas Tak Utuh
Medan Gelar Wawancara Kerja Langsung, Rabu 8 Juli 2026
Berita Terbaru
Warga Pekanbaru Bingung Urus Surat, RT Baru Belum Dilantik
Contoh Undangan Rapat 17 Agustus Warga, Resmi & Nonformal
MPLS 2026: Aturan Baru, Larangan Perpeloncoan
DPRD Desak Perwali P4S Segera Terbit
Rodri Akui Salah Rayakan Gagalnya Bernardo Silva
Diskon Tiket Liburan Lampaui Target, 1,3 Juta Penumpang Kereta
Pencarian Korban Buaya di Banyuasin Diperluas
Raskin: Keadilan di Balik Kemenangan Belgia