Buaya Terkam, Perempuan di Pasangkayu Tewas Tak Utuh

Bayu K. · 2 min baca · 1 menit lalu · 1 dibaca
Bisik.id
Buaya Terkam, Perempuan di Pasangkayu Tewas Tak Utuh

Gambar atau konten salah?

Seorang perempuan bernama Ramasa (57) ditemukan tewas setelah diterkam buaya di muara sungai di Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat. Jasad korban ditemukan dalam kondisi tidak utuh.

"Masyarakat diterkam buaya saat mencari tude (kerang) di pinggir muara," kata Kabag Ops Polres Pasangkayu AKP Mustamir pada Selasa, 07 Juli 2026.

Peristiwa ini terjadi di Desa Tikke, Kecamatan Tikke, Pasangkayu pada Senin, 06 Juli sekitar pukul 16.00 Wita. Saat itu, korban bersama seorang wanita bernama Sedo (57) sedang mencari kerang di muara ketika air laut surut. Tidak lama kemudian, saksi melihat korban seperti ditarik ke tengah sungai. Korban sempat berteriak meminta tolong.

"Korban berteriak meminta tolong dan teriak Allahuakbar, kemudian korban tenggelam," jelas Mustamir.

Saksi berusaha mencari keberadaan korban tetapi tidak membuahkan hasil. Setelah itu, saksi melaporkan kejadian tersebut ke warga sekitar. Personel gabungan TNI-Polri dan masyarakat setempat kemudian bersama-sama melakukan pencarian di sekitar muara. Tim SAR gabungan berhasil menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia sekitar pukul 20.17 Wita.

"Ditemukan di muara dengan kondisi tubuh sudah tidak utuh, hilang kaki kiri dan tangan kiri, kanan lepas dan almarhumah dievakuasi ke rumah duka," ungkapnya.

Atas kejadian ini, Mustamir mengimbau warga untuk tidak mendekati area muara sungai. Pihaknya juga meminta agar tidak beraktivitas di lokasi yang dekat dengan habitat buaya.

Peristiwa ini menjadi pengingat akan bahaya yang mengintai di wilayah muara sungai, terutama saat air laut surut yang merupakan waktu biasa warga mencari kerang. Habitat buaya yang berada di sekitar area tersebut membuat aktivitas seperti mencari tude menjadi sangat berisiko. Imbauan untuk menjauhi lokasi dekat habitat buaya pun menjadi langkah pencegahan yang penting untuk menghindari kejadian serupa di masa mendatang.

Komentar

Memuat komentar...