Wayne, Pendiri Apple, Tinggalkan Saham dan Hasilkan $2.570
Gambar atau konten salah?
Ronald Wayne adalah nama yang jarang disebut ketika orang membicarakan pendiri Apple. Ia menandatangani perjanjian kerja sama perusahaan pada 01 April 1976, satu hari setelah Steve Jobs dan Steve Wozniak memulai usaha mereka.
Di saat itu, Jobs berusia 21 tahun, Wozniak 25 tahun, sedangkan Wayne sudah 41 tahun. Pengalaman hidupnya yang lebih panjang membuatnya dipercaya menyiapkan draf perjanjian kemitraan dan membuat logo pertama Apple, yang menggambarkan Isaac Newton di bawah pohon apel.
Namun Wayne hanya berada di Apple selama dua minggu. Status perusahaan pada saat itu masih berupa kemitraan biasa, artinya setiap anggota bertanggung jawab secara pribadi atas hutang perusahaan. Wayne, yang pernah gagal dalam bisnis sebelumnya, merasa risiko terlalu besar dan memutuskan untuk keluar.
Dia menyerahkan 10% sahamnya dan menerima $800 (sekitar 12,8 juta rupiah) sebagai pembayaran awal. Ketika Apple berubah menjadi korporasi, ia mendapatkan tambahan $1.770 (sekitar Rp 28,3 juta).
Secara keseluruhan, Wayne hanya memperoleh $2.570 (sekitar Rp 41,1 juta) dari penjualan sahamnya. Jika ia tetap bertahan, 10% sahamnya sekarang bernilai sekitar $377 miliar, setara dengan lebih dari Rp 6.032 triliun.
Pada tahun 1990-an, Wayne menjual dokumen asli perjanjian kerja sama Apple yang ia simpan hanya seharga $500 (sekitar Rp 8 juta). Dokumen itu kemudian terjual di lelang beberapa tahun kemudian, mencapai $1.6 juta (sekitar Rp 25,6 miliar) pada tahun 2011 dan $2.5 juta (sekitar Rp 40 miliar) pada awal tahun 2026.
Walaupun keputusan tersebut tampak sangat merugikan, Wayne tidak pernah menyesal. Ia berkata, “Dia merasa keputusan buat keluar saat itu adalah langkah yang paling tepat buat ketenangan pikirannya,” demikian dikutip detikINET dari Phone Arena, Sabtu (04 April 2026).
Keputusan Wayne menyoroti betapa pentingnya menilai risiko pribadi dalam bisnis. Meskipun ia kehilangan potensi keuntungan besar, ia memilih keamanan finansial dan ketenangan batin. Sejarah menunjukkan bahwa nilai saham Apple telah tumbuh secara luar biasa, namun keputusan pribadi tetap menjadi faktor utama dalam jalur karier masing-masing pendiri.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Spotify Luncurkan Chatbot AI untuk Pengguna Premium
Motorola Razr Fold Hanya Rilis 1 Varian RAM di Indonesia
Motorola Razr Fold Resmi di Indonesia, Harga Rp25,5 Juta
Motorola Luncurkan Moto Buds 2 Plus dan Moto Buds 2 di Indonesia
Motorola Razr Fold Resmi di Indonesia, Harga Rp 29,9 Juta
Tecno Pova 8 5G Resmi, Baterai 8.000 mAh Jadi Andalan
