Xabi Alonso: Rencana Cuci Gudang Chelsea, Jual 11 Pemain
Gambar atau konten salah?
Xabi Alonso akan memulai tugasnya sebagai manajer Chelsea pada 1 Juli 2026. Kontraknya berlangsung empat musim.
Pekerjaannya dimulai pada 1 Juli 2026 dan tugas pertama bersih-bersih skuad. Chelsea memiliki 50 pemain dalam skuad, termasuk pemain yang dipinjamkan.
Beberapa pemain utama diperkirakan akan keluar. Enzo Fernandez kemungkinan pindah ke Real Madrid atau Man City. Marc Cucurella dan Joao Pedro kabarnya diincar Barcelona.
Diperkirakan Xabi Alonso akan melepas 11 pemain dari skuad utama. Di antaranya Alejandro Garnacho yang performanya kurang memuaskan dan Liam Delap.
Posisi penjaga gawang menjadi kunci bagi gaya main Xabi Alonso. Nasib Robert Sanchez tidak aman.
Sejak Todd Boehly menjadi pemilik, Chelsea tidak menggunakan pemain berusia 30 tahun dua musim terakhir. Apakah ada pengecualian di era Xabi Alonso?
Klub harus cuci gudang terlebih dahulu agar ada tambahan modal belanja bagi Xabi Alonso. Siapa saja yang akan dijual masih menunggu konfirmasi.
Dengan langkah-langkah ini, Chelsea berusaha menyiapkan skuad yang kompetitif untuk masa depan di bawah kepemimpinan Xabi Alonso.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
