Xabi Alonso Resmi Latih Chelsea, Bukan Liverpool
Gambar atau konten salah?
London — Nama Xabi Alonso sudah lama dikaitkan dengan Liverpool. Namun, takdir berkata lain. Ia justru memulai karier kepelatihannya di Premier League bersama Chelsea, bukan The Reds.
Alonso resmi ditunjuk sebagai manajer baru Chelsea untuk musim depan. Ia menandatangani kontrak berdurasi tiga tahun. Pria asal Spanyol itu menggantikan Liam Rosenior yang sebelumnya menjabat sebagai pelatih kepala.
Tekanan langsung menghampiri Alonso. Chelsea musim lalu terpuruk di peringkat ke-10 klasemen. Tugas utamanya jelas: mengembalikan tim ke papan atas. Bukan pekerjaan ringan untuk klub sekelas Chelsea yang terbiasa bersaing di puncak.
Keputusan Alonso ini sekaligus mengakhiri spekulasi panjang soal kembalinya ke Liverpool. Sejak Juergen Klopp hengkang pada 2024, nama Alonso terus disebut-sebut sebagai pengganti. Tapi saat itu ia menolak. Alonso belum mau meninggalkan Bayer Leverkusen setelah sukses membawa klub Jerman itu meraih gelar ganda. Liverpool akhirnya memilih Arne Slot.
Musim lalu, cerita serupa terulang. Performa Slot di Liverpool mulai disorot tajam. Hasil buruk beruntun membuat posisinya goyah. Lagi-lagi, nama Alonso muncul sebagai kandidat utama. Tapi lagi-lagi, tak ada yang terjadi.
Baru setelah musim 2025/2026 berakhir, Alonso menerima tawaran Chelsea. Pengumuman resminya pun keluar. Seminggu kemudian, Liverpool baru memecat Slot dan menunjuk Andoni Iraola sebagai pengganti.
"Well, ini soal timing saja," ujar Alonso saat ditanya kenapa ia tidak melatih Liverpool.
"Hari ini saya menjalani hari pertama saya di Stamford Bridge, bicara dengan Anda. Saya antusias menghadapi tantangan ini, tantangan besar, dan Chelsea adalah salah satu klub terbesar dan saya ingin sekali meraih sukses di sini," tambahnya.
Kisah Alonso dan Liverpool memang seperti dua garis sejajar. Saling berdekatan, tapi tak pernah bertemu. Dua kali namanya muncul sebagai kandidat, dua kali pula ia memilih jalan lain. Kini, ia punya kesempatan membangun warisannya sendiri di London. Sementara Liverpool, lagi-lagi, harus memulai dari awal.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
