Zlatko Dalic Mundur, Akhiri 9 Tahun Latih Kroasia
Gambar atau konten salah?
Perjalanan Zlatko Dalic sebagai pelatih Timnas Kroasia resmi berakhir. Pria berusia 58 tahun itu memutuskan mundur setelah sembilan tahun memimpin tim.
"Saya selalu mengatakan bahwa tidak ada kehormatan yang lebih besar daripada memimpin tim nasional Anda, dan bahwa saya tidak mungkin memiliki pekerjaan yang lebih penting, bertanggung jawab, dan indah daripada ini," kata Dalic dalam pernyataan resmi federasi sepak bola Kroasia (HNS).
Dalic mengaku tidak bisa menggambarkan rasa bangganya. "Saya tidak dapat menggambarkan betapa bangganya saya atas setiap kemenangan, atas posisi yang diraih, atas tiga medali, atas malam-malam hebat sepakbola Kroasia, tetapi yang terpenting adalah persatuan yang telah kami capai di dalam tim dan dengan rakyat Kroasia."
Keputusan ini muncul setelah Kroasia tersingkir di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Luka Modric dan kawan-kawan kalah dramatis 1-2 dari Portugal.
Selama masa kepemimpinannya, Dalic membawa Kroasia ke puncak-puncak prestasi. Pada Piala Dunia 2018, mereka menjadi runner-up. Empat tahun kemudian di Piala Dunia 2022, Kroasia finis di posisi ketiga. Satu medali perak lainnya datang dari UEFA Nations League, di mana Kroasia juga menjadi runner-up.
"Meskipun saya masih merasakan ambisi dan keinginan untuk meraih kesuksesan baru bersama Kroasia, saya merasa bahwa ini adalah saat yang tepat untuk mengakhiri era yang luar biasa ini," ujar Dalic.
Ia menutup pernyataannya dengan harapan. "Saya pergi dengan hati yang penuh bangga atas kontribusi pada kesuksesan terbesar sepakbola Kroasia dalam sejarah, dan saya berharap pengganti saya, tim nasional, dan sepakbola Kroasia meraih banyak kesuksesan baru yang sangat saya yakini."
Dalic meninggalkan Kroasia dengan catatan tiga medali dari turnamen besar. Dua di antaranya dari Piala Dunia, satu dari Nations League. Tim yang ia wariskan kini harus mencari pelatih baru untuk membangun kembali skuad yang sebagian pemainnya mulai menua.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
