Gambar atau konten salah?
BPOM RI melakukan operasi di sebuah gudang kosmetik ilegal yang terletak di Bojong Nangka, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten. Operasi ini dilaksanakan bersama Balai POM Tangerang pada tanggal 05 Juni 2026.
Di gudang tersebut ditemukan 956 item atau 2 082 039 pcs kosmetik tanpa nomor izin edar. Nilai keekonomian produk tersebut diperkirakan mencapai Rp 27,6 miliar.
Mayoritas barang merupakan kosmetik impor ilegal yang berasal dari China. Jenis produk yang paling banyak adalah kosmetik dekoratif atau rias wajah.
Kepala BPOM RI, Taruna Ikrar, menjelaskan bahwa kosmetik ilegal tersebut masuk ke Indonesia lewat forwarder umum yang diduga melakukan praktik tidak sesuai ketentuan.
“Berdasarkan informasi yang diperoleh selama proses investigasi, produk ilegal tersebut masuk ke Indonesia tanpa dilengkapi dokumen importasi yang lengkap sehingga diduga masuk melalui jalur tidak resmi,” ungkap Taruna saat ditemui awak media di Tangerang.
“Kosmetik tanpa izin edar dan kosmetik impor yang masuk ke Indonesia tanpa memenuhi ketentuan yang berlaku tidak dapat dijamin keamanan maupun mutunya. Penggunaannya tentu berpotensi merugikan kesehatan konsumen,” tambahnya.
BPOM telah menghentikan sementara kegiatan di gudang tersebut dan mengamankan seluruh produk kosmetik impor ilegal yang ditemukan. Langkah ini diambil sebagai upaya perlindungan dari peredaran kosmetik yang dapat membahayakan kesehatan konsumen.
Operasi ini menegaskan komitmen BPOM dalam menegakkan regulasi dan melindungi konsumen dari produk berisiko tinggi.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kasus COVID-19 China Melonjak Tiga Kali Lipat pada Juni 2026
Alasan Australia Tolak Daun Kelor sebagai Pangan Sehari-hari
Gelombang Panas Tewaskan 2.700 Orang di Inggris & Wales
Menu Makan Harry Kane: Salmon, Nasi, dan Salad
Uji Ketajaman Mata: Temukan Objek Tersembunyi
7 Makanan Atasi Wajah Bengkak Tanpa Diet Ekstrem
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
