Gambar atau konten salah?
Program Bantuan Beasiswa Pendidikan SMA/SMK 2026 kembali dibuka oleh Pemerintah Kota Surabaya. Program ini ditujukan bagi siswa SMA, SMK, dan sederajat yang berasal dari keluarga kurang mampu. Tujuannya agar mereka tetap dapat melanjutkan pendidikan tanpa terbebani biaya sekolah dan kebutuhan sehari‑hari.
Dengan membuka beasiswa ini, Pemkot Surabaya ingin menekan angka putus sekolah dan memastikan pelajar dari keluarga rentan tetap menyelesaikan pendidikan menengah. Program ini merupakan bagian dari kebijakan daerah untuk memperluas akses pendidikan.
Peraturan yang menjadi dasar program ini adalah Peraturan Wali Kota Surabaya Nomor 80 Tahun 2025 tentang Tata Cara Pemberian Beasiswa kepada Pemuda Warga Kota Surabaya. Peraturan tersebut mulai berlaku sejak Januari 2026.
Besaran bantuan berbeda tergantung status sekolah yang ditempuh. Siswa yang bersekolah di sekolah swasta berhak menerima bantuan pendidikan sebesar Rp 350.000 per bulan. Selain dana pendidikan, penerima juga akan mendapatkan seragam sekolah sebagai penunjang kebutuhan belajar.
Untuk siswa yang bersekolah di SMA atau SMK negeri, bantuan yang diberikan berupa seragam sekolah sesuai ketentuan program. Tidak ada tambahan dana pendidikan bagi siswa negeri.
Program ini tidak berlaku untuk semua pelajar Surabaya. Hanya kelompok yang memenuhi kriteria sosial ekonomi tertentu yang dapat mendaftar. Berikut persyaratannya:
- Warga yang berdomisili di Kota Surabaya.
- Masuk dalam kelompok Desil 1 atau Desil 2 pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Kelompok ini mencakup rumah tangga dengan tingkat kesejahteraan terendah.
- Prioritas diberikan kepada anak yatim atau piatu.
- Hanya satu anak per Kartu Keluarga (KK) yang dapat menerima bantuan. Kebijakan ini dimaksudkan agar manfaat program dapat menjangkau lebih banyak keluarga yang membutuhkan.
Jadwal pendaftaran program berlangsung selama hampir tiga pekan pada bulan Juni 2026. Berikut tahapan pelaksanaannya:
- Pendaftaran: 8 hingga 27 Juni 2026
- Seleksi berkas: 29 Juni 2026 hingga 1 Juli 2026
- Pengumuman hasil seleksi: 2 Juli 2026
- Daftar ulang: 6 hingga 10 Juli 2026
Karena waktu pendaftaran terbatas, calon peserta disarankan mempersiapkan dokumen sejak awal agar tidak mengalami kendala saat proses pendaftaran berlangsung.
Proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui portal resmi Pemuda Tangguh Surabaya. Berikut langkah-langkahnya:
- Kunjungi laman resmi https://pemudatangguh.surabaya.go.id/.
- Pilih menu “Daftar Sekarang”.
- Lengkapi formulir pendaftaran dengan data yang akurat.
- Unggah dokumen pendukung yang diminta, seperti scan Kartu Keluarga atau KTP asli. Pastikan semua dokumen terbaca jelas.
Setelah pendaftaran ditutup, seluruh dokumen akan melalui proses pemeriksaan dan verifikasi. Pemerintah akan mencocokkan data kependudukan, status sosial ekonomi, serta persyaratan lainnya untuk memastikan bantuan diberikan kepada peserta yang benar-benar memenuhi kriteria program.
Hasil seleksi kemudian diumumkan pada 2 Juli 2026 sebelum peserta yang lolos melakukan proses daftar ulang. Pemkot Surabaya mengimbau calon peserta dan orang tua untuk selalu memantau informasi melalui kanal resmi agar terhindar dari informasi yang tidak akurat.
Informasi lengkap mengenai persyaratan, mekanisme pendaftaran, serta pengumuman program dapat diakses melalui laman resmi https://pemudatangguh.surabaya.go.id/.
Program beasiswa ini menegaskan komitmen pemerintah kota Surabaya untuk memberikan dukungan konkret kepada pelajar berpenghasilan rendah. Dengan bantuan Rp 350.000 per bulan bagi siswa swasta dan seragam bagi siswa negeri, diharapkan siswa dapat fokus pada proses belajar tanpa terbebani biaya. Kriteria ketat seperti status desil 1 atau 2 dan prioritas anak yatim memastikan bantuan mencapai keluarga yang paling membutuhkan. Jadwal pendaftaran yang singkat menuntut kesiapan dokumen sejak dini. Para calon peserta diingatkan untuk memeriksa ulang semua data sebelum mengirimkan berkas. Dengan sistem daring, proses pendaftaran menjadi lebih mudah dan transparan. Program ini menjadi salah satu upaya daerah untuk menurunkan angka putus sekolah dan meningkatkan kualitas pendidikan di Surabaya.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Indonesia vs Mozambik: Pertandingan 9 Juni, Garuda Unggulan
Gunung Semeru Terbakar, Kolom Abu 1.200 m Teramati Pagi
MBG Malang Henti Operasi, BGN Segera Bayar Tagihan
Anwar Rifai Resmi Tidak Lagi Bermain Arema FC, Kontrak Mati
Putra Tri Ramadani Raih Emas Dunia di Praha, Indonesia Pertama
Libur Semester Genap 17 Hari di Jawa Timur Mulai 20 Juni
