Gambar atau konten salah?
Mohammad Yasin, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Jawa Timur, mengumumkan bahwa gaji ke-13 bagi ASN Provinsi Jawa Timur telah cair dan disalurkan ke rekening masing‑masing. Pernyataan ini datang pada 15 Juni 2026 di Gedung Negara Grahadi Surabaya.
“Kami sudah mencairkan gaji ke-13 dan prosesnya memang dilakukan secara bertahap,” ujarnya. Yasin menekankan bahwa pembayaran dilakukan secara bertahap, sehingga setiap pegawai menerima dana sesuai jadwal.
Selain gaji ke-13, Yasin menyebut bahwa TPP (tunjangan tambahan pegawai) juga cair bulan Juni ini. Ia menjelaskan, “Tahap pertama adalah pembayaran gaji ke-13, kemudian tahap kedua adalah TPP ke-13. Hal ini karena komponen pembayaran TPP mengacu pada besaran TPP yang diterima pada bulan Mei.”
“Setelah TPP perangkat daerah cair, maka pembayaran gaji ke-13 dan TPP ke-13 dapat dilakukan. Saat ini hampir 100 persen perangkat daerah sudah mencairkan TPP tersebut,” tambahnya. Hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar pegawai sudah menerima tunjangan tambahan.
Yasin menegaskan bahwa fiskal Provinsi Jawa Timur aman dan telah dianggarkan secara proporsional. Ia menambahkan, “Secara keseluruhan, gaji dan tunjangan ASN di Jatim tidak pernah mengalami telat pembayaran.” “Aman, beban gaji pegawai kita di bawah 30 persen dari batas yang ditetapkan pemerintah pusat,” tutupnya.
Dengan langkah ini, pemerintah provinsi menegaskan komitmen untuk memastikan pembayaran gaji dan tunjangan ASN tetap tepat waktu dan stabil secara fiskal.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Penyebab Karhutla: dari Hal Sepele hingga Bencana
KAI Bantah Penguntit Penumpang Wanita di Supas adalah Pegawai
Banjir Rob Kalianak Semakin Parah, Warga Minta Dam Dibangun
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
