101 Tahun Ramlah Sali Berangkat Haji ke Tanah Suci

Nita W. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 106 dibaca
Bisik.id
101 Tahun Ramlah Sali Berangkat Haji ke Tanah Suci

Gambar atau konten salah?

Ramlah Sali, seorang perempuan 101 tahun asal Langsa, Aceh, akhirnya menempuh perjalanan ke Tanah Suci. Ia berangkat bersama anaknya, Mahmud berusia 65 tahun, dan sejumlah jemaah lain dari Kota Langsa. Perjalanan ini berlangsung selama sekitar delapan jam menggunakan bus, perjalanan terjauh yang pernah ia lakukan.

Selama di jalan, Ramlah kesulitan tidur. Kakinya terasa sakit karena tidak bisa berbaring. Ia sering berdoa agar tidak mabuk di darat dan tetap sehat sampai di Baitullah. “Sakit kaki aku lama duduk di bus. Tapi ini sudah baik karena sudah golek‑golek tadi,” ujarnya kepada wartawan di Asrama Haji Kelas I Aceh pada hari Jumat, 08 Mei 2026.

Setelah turun dari bus, petugas membawanya menggunakan kursi roda ke kamar di lantai satu Gedung Muzdalifah. Di sana ia menerima pelayanan khusus. Ramlah lebih banyak beristirahat di kamar selama berada di asrama.

Meski usianya sudah satu abad, ia masih sanggup berjalan tanpa tongkat. Ia juga dapat melakukan aktivitas rumah tangga seperti memasak dan menyapu. “Insyaallah nanti bisa jalan sendiri waktu haji,” jelasnya.

Ramlah mendaftar haji lima tahun lalu setelah menabung selama dua tahun. Ia menyimpan uang yang diberikan anak‑anaknya untuk jajan di lemari. Ia tidak menghabiskan uang tersebut dan meniatkannya agar bisa pergi ke tanah suci. “Anak bilang mamak nggak jajan nggak beli apa‑apa, nyimpan duit,” ujarnya.

Ramlah senang mengetahui namanya keluar sebagai salah satu jemaah yang berangkat tahun ini. Ia mengaku sudah siap melaksanakan rukun Islam kelima. “Insyaallah sudah siap, selalu berdoa supaya sehat agar bisa beribadah. Aku waktu manasik perginya dibonceng anak naik kereta (motor),” tambahnya.

Untuk urusan makan, Ramlah menyantap semua makanan kecuali kangkung dan bayam. Kedua sayuran tersebut membuat tubuhnya terasa sakit, sehingga ia menghindarinya.

Ramlah dan 392 jemaah lainnya akan berangkat ke Tanah Suci melalui Bandara Sultan Iskandar Muda, Blang Bintang, Aceh Besar, Sabu pada pukul 04.40 WIB tanggal 09 Mei. Kloter ini berasal dari Langsa, Banda Aceh, Bireuen, Aceh Besar, dan Lhokseumawe.

Perjalanan ini menandai pencapaian impian Ramlah setelah menabung selama bertahun‑tahun. Keberadaannya di Tanah Suci menegaskan bahwa usia tidak menjadi penghalang bagi seseorang yang tekun dan berdoa.

Ramlah SaliLangsaAcehHaji101 tahunTanah SuciKursi roda

Komentar

Memuat komentar...