11 Hektare Lahan Terbakar di Sumsel, Sebagian Masih Berasap
Gambar atau konten salah?
Kebakaran hutan dan lahan melanda sejumlah wilayah di Sumatera Selatan pada Minggu, 05 Juli 2026. Sebagian titik api berhasil dipadamkan, namun beberapa lokasi masih menyisakan kepulan asap. Total lahan yang terbakar mencapai 11 hektare.
Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Sumsel, Sudirman, menyampaikan bahwa hasil patroli udara menemukan sembilan titik api atau firespot. Titik-titik ini tersebar di lima kabupaten. "Ada 9 firespot, tersebar di Banyuasin (1 titik), Ogan Ilir (2 titik), PALI (2 titik), Muba (2 titik), dan OKU Timur (2 titik). Empat helikopter dikerahkan untuk proses pemadaman," ujar Sudirman.
Helikopter VH-UHG/UH-60A menjalankan dua kali sorti. Sasarannya adalah Semendawai Barat di OKU Timur dan Indralaya Utara di Ogan Ilir. Di OKU Timur, sebanyak 14 kali water bombing dilakukan. Luas lahan yang terbakar di sana mencapai 2 hektare dan api berhasil padam. Sementara itu, di Ogan Ilir, helikopter yang sama melakukan 52 kali water bombing. Luas lahan terbakar di sana 3 hektare. "Kondisinya masih berasap," katanya.
Helikopter VH-8UL/Sikorsky UH-60L diterjunkan ke wilayah PALI. Kebakaran terjadi di Penukal Utara dengan luas lahan terbakar 2 hektare. Sebanyak 37 kali water bombing dilakukan. Hingga akhir operasi pemadaman, kondisi di lokasi masih berasap tipis.
Helikopter N360UH/UH-60A menjalankan dua kali sorti. Dua lokasi yang menjadi sasaran adalah Muara Kuang di Ogan Ilir dan Rantau Bayur di Banyuasin. Di Ogan Ilir, luas lahan yang terbakar sekitar 2 hektare. Pemadaman dilakukan dengan 15 kali water bombing dan berhasil memadamkan api. "Sedangkan di Banyuasin luas lahan terbakar 2 hektare dan dilakukan 22 kali water bombing," ungkapnya.
Helikopter MI-8AMT/RA-22747 juga dikerahkan. Unit ini membantu pemadaman di Rantau Bayur dengan 34 kali water bombing. "Hingga akhir pemadaman kondisinya masih berasap," sambung Sudirman.
Patroli udara akan kembali dilakukan untuk memantau kondisi kebakaran yang masih menyisakan asap. "Jika masih terpantau asap, helikopter water bombing akan kembali dikerahkan untuk pemadaman," tukasnya.
Secara keseluruhan, dari 11 hektare lahan yang terbakar, sebagian besar sudah padam. Namun, beberapa titik di Ogan Ilir, PALI, dan Banyuasin masih mengeluarkan asap. Operasi pemadaman akan berlanjut jika asap masih terlihat dari udara.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
11 Hektare Lahan Terbakar di Sumsel, Sebagian Masih Berasap
SD di Klungkung Cuma Dapat Lima Murid Baru
Tekanan Mental Hak Asuh Anak, Kesehatan Ruben Onsu Menurun
Truk Pertamina Terbakar di Cianjur, Warga Berhamburan
Muazin Tewas Saat Azan Jumat di Pandeglang
7-Eleven Gugat Nike Soal Warna Sepatu
Cedera Henderson, Euforia Kemenangan Inggris Pupus
Brace Bellingham Bawa Inggris Kalahkan Meksiko 3-2
Mahasiswa Oxford Pamer Deretan Prestasi Akademik
