177 Hotel Siap Menampung Jemaah Haji Indonesia 2026

Fandi R. · 3 min baca · 2 bulan lalu · 85 dibaca
Bisik.id
177 Hotel Siap Menampung Jemaah Haji Indonesia 2026

Gambar atau konten salah?

Di kota suci Makkah, persiapan untuk jemaah haji Indonesia sudah berjalan dengan teratur. Lebih dari seratus tujuh puluh hotel, tepatnya 177 properti, telah disiapkan untuk menampung para jamaah selama musim haji 1447 H/2026.

Kepala Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) 2026 Daerah Kerja (Daker) Makkah, Ihsan Faisal, menjelaskan bahwa setiap hotel telah ditempatkan di dalam satu dari sepuluh sektor yang ada di kota. Ia menyatakan, “Di Makkah ini ada 10 sektor, masing-masing (sektor) mewilayahi ataupun menaungi berbagai jemaah dari berbagai embarkasi,” kata Ihsan.

Setiap sektor memiliki jumlah hotel yang berbeda. Sektor pertama, yang terletak di kawasan Syisyah, menampung 32 hotel. Sektor kedua di Syisyah berjumlah 22 hotel, sementara sektor ketiga dan keempat, yang berada di antara Syisyah dan Raudhah, masing-masing memiliki 19 dan 23 hotel. Sektor kelima di Raudhah terdiri dari 18 hotel, dan sektor keenam di Jarwal menampung 13 hotel. Sektor ketujuh, kedelapan, dan kesembilan di kawasan Misfalah berjumlah 19, 21, dan 23 hotel. Sektor kesepuluh, yang berada di Aziziyah, memegang satu hotel saja namun kapasitasnya paling besar, mampu menampung lebih dari 21.000 jemaah.

Untuk memudahkan identifikasi tempat tinggal, setiap hotel diberi kode unik. Angka pertama menunjukkan sektor, sedangkan angka berikutnya menandakan urutan hotel di sektor tersebut. Misalnya, kode 101 menunjukkan Rabiyat Al Hijaz Hotel 14 berada di Sektor 1, urutan pertama. Kode 102 berarti Rabiyat Al Hijaz Hotel 13 berada di Sektor 1, urutan kedua. Sistem ini dirancang agar para jamaah dapat dengan mudah menemukan lokasi penginapan mereka di Makkah.

Jemaah haji Indonesia akan datang dalam dua gelombang. Gelombang pertama diberangkatkan dari Indonesia ke Madinah mulai 22 April 2026 dan berakhir 6 Mei 2026, kemudian akan diterbangkan dari Madinah ke Makkah sekitar 1 Mei 2026. Gelombang kedua, yang langsung terbang dari Indonesia menuju Jeddah dan melanjutkan ke Makkah, dimulai 7 Mei 2026. Pada tahun ini, kuota haji Indonesia mencapai 221.000 jamaah, terdiri dari 203.320 jamaah reguler dan 17.680 jamaah khusus. Proses keberangkatan dibagi menjadi 525 kloter, dengan layanan penerbangan oleh Garuda Indonesia dan Saudia Airlines.

Dari total 177 hotel, salah satunya adalah Hotel Emaar Al Taqwa di kawasan Syisyah. Hotel ini memiliki standar setara bintang empat dan berjarak sekitar 3,5 kilometer dari Masjidil Haram. Dengan 15 lantai dan 690 kamar, hotel ini mampu menampung hingga 2.646 jemaah, dengan setiap kamar berkapasitas 3–4 orang.

Ruang lobby hotel dirancang luas, mampu menampung ratusan jemaah sekaligus. Tersedia banyak tempat duduk bagi jemaah menunggu atau berkumpul. Di area ini juga terdapat posko petugas haji, memudahkan koordinasi selama masa tinggal. Bagi jemaah lanjut usia atau yang membutuhkan bantuan mobilitas, hotel menyediakan kursi roda yang dapat digunakan tanpa biaya, menjaga agar aktivitas jemaah tetap aman dan nyaman.

Setiap kamar dilengkapi tempat tidur, AC, kamar mandi dalam dengan air panas, serta perlengkapan seperti lemari, meja, dan kulkas. Fasilitas ini mendukung jemaah untuk beristirahat optimal. Terdapat ruang khusus untuk mencuci dan menjemur pakaian, dilengkapi 17 unit mesin cuci yang dapat digunakan secara bergantian. Fasilitas ini memudahkan jemaah tidak perlu membawa banyak pakaian, karena dapat mencuci selama tinggal di Makkah.

Hotel menyediakan ruang makan besar yang mampu menampung banyak jemaah. Konsumsi akan dibagikan oleh petugas dengan menu yang disesuaikan dengan kebutuhan gizi dan selera jemaah Indonesia. Jemaah juga dapat beribadah di masjid di dalam hotel yang luas dan nyaman. Ada dua area masjid terpisah untuk laki-laki dan perempuan, serta dilengkapi tempat wudhu dan fasilitas ramah lansia seperti kursi-kursi yang dapat dipakai jemaah yang tidak mampu berdiri terlalu lama.

Keunggulan lain hotel ini adalah lokasinya dekat dengan halte bus Shalawat, kurang dari 100 meter. Hal ini memudahkan akses jemaah menuju Masjidil Haram tanpa harus berjalan jauh. Semua fasilitas ini diharapkan membantu jemaah menjalankan ibadah dengan lebih nyaman, tenang, lancar, dan penuh kekhusyukan.

Dengan persiapan terperinci, sistem penomoran yang jelas, dan fasilitas lengkap di setiap hotel, para jamaah haji Indonesia dapat mengharapkan pengalaman yang terorganisir dan nyaman selama berada di Makkah. Persiapan ini mencerminkan upaya pemerintah dan pihak terkait untuk memastikan setiap jemaah dapat melaksanakan ibadahnya tanpa hambatan, menegaskan komitmen terhadap pelayanan haji yang profesional dan manusiawi.

Jamaah Haji Indonesia177 HotelSektor MakkahGelombang KeberangkatanGaruda IndonesiaSaudia AirlinesHotel Emaar Al TaqwaMasjidil Haram

Komentar

Memuat komentar...