206 Pengurus PAC Dilantik di Tuban: Sukun & Bendera

Ani R. · 3 min baca · 1 bulan lalu · 86 dibaca
Bisik.id
206 Pengurus PAC Dilantik di Tuban: Sukun & Bendera

Gambar atau konten salah?

206 Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan dari 20 kecamatan di Kabupaten Tuban dilantik dalam acara yang berbeda. Selain mengucapkan ikrar, para kader menempelkan Bendera Merah Putih di bibirnya, menandai kesetiaan kepada bangsa. Setiap peserta juga menerima bibit pohon sukun yang akan ditanam di wilayahnya masing‑masing.

Acara ini menegaskan bahwa tantangan bangsa tidak hanya politik. Ekonomi, lingkungan, ketahanan pangan, dan masa depan generasi muda juga menjadi fokus. Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa partai harus menanggapi semua aspek kehidupan.

Wakil Ketua Bappilu PDIP Jatim, Didik Prasetiyono menekankan bahwa politik harus berlandaskan kebutuhan nyata masyarakat. Ia mengingatkan gejolak ekonomi dunia, perubahan sosial yang cepat, dan meningkatnya biaya hidup menuntut kader hadir lebih dekat dengan rakyat.

"Politik pada akhirnya harus bermuara pada kesejahteraan rakyat. Politik perlu membantu masyarakat menghadapi persoalan hidup sehari-hari, memperkuat ekonomi keluarga, membuka peluang kerja, menjaga lingkungan, dan memberi harapan bagi generasi muda," kata Didik dalam keterangannya, 01 Juni 2026.

Didik, yang mewakili Ketua DPD PDIP Jatim, Said Abdullah, menilai tantangan bangsa semakin kompleks. Tekanan biaya hidup, perubahan sosial cepat, perkembangan teknologi, dan masalah lingkungan menuntut kehadiran politik yang mampu memberikan solusi nyata.

"Pancasila mengajarkan bahwa tujuan akhir pembangunan adalah menghadirkan keadilan dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat. Karena itu, kader partai harus mampu menerjemahkan nilai‑nilai tersebut dalam kerja nyata yang membantu masyarakat menghadapi persoalan sehari‑hari, sekaligus membangun optimisme terhadap masa depan," ujarnya.

Menurut Didik, masyarakat menilai kerja politik dari manfaat yang mereka rasakan. Oleh karena itu, kader partai harus memahami kebutuhan daerah masing‑masing dan ikut menggerakkan inisiatif yang memberi dampak sosial, ekonomi, maupun lingkungan.

Didik juga menyampaikan pesan Said Abdullah yang menekankan pentingnya memperkuat program‑program kerakyatan. Program tersebut harus dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

"Ketika dunia mengalami banyak perubahan, partai harus hadir melalui program‑program yang membumi, memperkuat pendidikan, membuka peluang ekonomi, menjaga lingkungan, dan memastikan keberpihakan kepada wong cilik tetap menjadi arah perjuangan," tuturnya.

Didik menjelaskan makna simbol mencium Merah Putih dan penanaman sukun. Merah Putih melambangkan kesetiaan kepada bangsa, sementara sukun menjadi simbol harapan, keberlanjutan, dan tanggung jawab kepada generasi mendatang.

"Secara historis, sukun dikenal sebagai salah satu tanaman pangan penting di kawasan tropis dunia. Produktivitasnya yang tinggi membuat pohon ini sering disebut sebagai pohon kehidupan karena mampu memberikan manfaat lingkungan, mendukung ketahanan pangan, serta menghadirkan nilai ekonomi bagi masyarakat selama puluhan tahun," kata Didik yang juga kandidat Doktor di Universitas Airlangga ini.

Selain penghijauan, sukun memiliki manfaat ekonomi. Buahnya dapat dikonsumsi langsung atau diolah menjadi berbagai produk pangan bernilai jual. Pohon ini mudah tumbuh, berumur panjang, dan menjadi sumber pangan alternatif yang mendukung ketahanan pangan keluarga.

"Ketika kader mencium Merah Putih, itu adalah pengingat bahwa kepentingan bangsa harus ditempatkan di atas kepentingan pribadi maupun kelompok. Ketika kader menerima bibit pohon untuk ditanam, itu menjadi simbol bahwa setiap perjuangan perlu meninggalkan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat dan lingkungan," katanya.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tuban, Ony Setiawan menjelaskan bahwa kepengurusan baru merupakan hasil proses kaderisasi dan regenerasi berjenjang. Dari total 206 pengurus, sekitar 36 persen berasal dari kalangan generasi muda berusia di bawah 35 tahun, sementara 39 persen merupakan kader perempuan.

"Regenerasi adalah memastikan semangat perjuangan terus hidup melalui anak‑anak muda dan kader perempuan yang memahami tantangan zaman serta dekat dengan kehidupan rakyat," ujar Ony.

Acara pelantikan ini menegaskan komitmen partai untuk terus memajukan generasi baru. Keterlibatan pemuda dan perempuan dianggap kunci dalam menghadapi dinamika sosial dan ekonomi yang terus berubah.

Simbol mencium Merah Putih dan penanaman sukun diharapkan menjadi pengingat bagi semua kader bahwa perjuangan harus menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat dan lingkungan. Kegiatan ini juga menegaskan bahwa partai tidak hanya berfokus pada politik, tetapi juga pada pembangunan berkelanjutan dan kesejahteraan rakyat.

Dengan menanam pohon sukun, para kader berpartisipasi dalam upaya menjaga lingkungan sekaligus memperkuat ketahanan pangan. Sementara mencium bendera menegaskan kesetiaan kepada negara, mencerminkan nilai kebangsaan yang harus dijaga oleh setiap anggota partai.

Kesimpulannya, pelantikan 206 pengurus PAC PDI Perjuangan di Tuban menonjolkan kombinasi simbolisme kebangsaan dan tanggung jawab sosial. Kegiatan ini menegaskan bahwa partai harus menanggapi kebutuhan masyarakat secara holistik, menggabungkan politik, ekonomi, lingkungan, dan pembangunan generasi muda.

PDI PerjuanganMerah Putihsukunketahanan pangangenerasi mudalingkunganekonomi

Komentar

Memuat komentar...