237 Prajurit 514 Raider Siap Terbang ke Lebanon 2026
Gambar atau konten salah?
Sejumlah 237 prajurit dari Batalyon 514 Raider Bondowoso akan segera dikirim ke Lebanon untuk bergabung dalam misi pemeliharaan perdamaian. Mereka akan menjadi bagian dari Satgas Unifil Lebanon Gelombang 23‑T 2026.
Selama proses persiapan, para prajurit menerima pelatihan khusus dari Direktorat Jenderal Strategi Pertahanan (Ditjen Strahan) Kementerian Pertahanan. Pelatihan ini menitikberatkan pada kebijakan yang dipegang Indonesia serta regulasi Dewan Keamanan PBB. Tujuannya agar prajurit dapat memahami aturan-aturan yang berlaku di PBB, khususnya dalam pelaksanaan pemeliharaan perdamaian.
“Pembekalan diberikan terkait kebijakan yang dipegang Indonesia,” kata Kolonel Inf Aditya Mulyadi, analis madya bidang sumdahan Kemenhan, kepada wartawan pada 01 Juni 2026. Ia menambahkan, “Pembekalan itu agar para prajurit memahami regulasi dari Dewan Keamanan PBB, terutama dalam pelaksanaan pemeliharaan perdamaian dunia.”
Aditya juga menjelaskan bahwa pelatihan akan berlangsung di Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPM) TNI di Sentul, Bogor. Ia menyebutkan, “Para prajurit dari 514 nanti bergabung dengan beberapa anggota dari satuan lain Kostrad, termasuk dari AL dan AU.”
“Kita yang penting menyiapkan saja. Untuk keberangkatan itu yang menentukan PBB,” pungkas Aditya, menegaskan pentingnya kesiapan sebelum keberangkatan.
Dengan persiapan ini, prajurit 514 Raider diharapkan siap menjalankan tugas di Lebanon sesuai peraturan PBB, menambah kontribusi Indonesia dalam upaya perdamaian global.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Penyebab Karhutla: dari Hal Sepele hingga Bencana
KAI Bantah Penguntit Penumpang Wanita di Supas adalah Pegawai
Banjir Rob Kalianak Semakin Parah, Warga Minta Dam Dibangun
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
