Polres Banyuasin Nobar Film Tanah Runtuh, Perkuat Persatuan
Gambar atau konten salah?
Polres Banyuasin mengadakan acara nonton bareng film Tanah Runtuh. Tujuannya, memperkuat nilai kemanusiaan, toleransi, dan persatuan di antara anggota kepolisian dan warga.
Acara ini dipimpin langsung oleh Kapolres Banyuasin AKBP Risnan Aldino. Turut hadir Wakapolres, para pejabat utama Polres Banyuasin, pengurus Bhayangkari Cabang Banyuasin, personel Polres Banyuasin, mahasiswa, tokoh masyarakat, dan anak-anak yatim piatu.
Film Tanah Runtuh diangkat dari kisah nyata mantan Kapolri Jenderal Polisi (Purn) Idham Azis. Kisahnya tentang upaya meredam konflik di Poso. Lewat film ini, pesan tentang kepemimpinan, keteladanan, toleransi, dan pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman disampaikan.
Kapolres Banyuasin AKBP Risnan Aldino menjelaskan, kegiatan ini bukan sekadar hiburan. Menurutnya, ini adalah sarana pembelajaran yang mengandung nilai kebangsaan dan kepedulian sosial.
"Film ini memberikan pesan yang sangat positif tentang pentingnya persatuan, toleransi, serta pengabdian kepada masyarakat. Kami berharap seluruh peserta dapat mengambil nilai-nilai tersebut sebagai motivasi untuk terus menjaga persatuan, saling menghormati, dan mencintai bangsa," ujar Aldino kepada wartawan pada Jumat, 10 Juli 2026.
Ia mengungkapkan, kegiatan ini diharapkan bisa memperkuat semangat kebersamaan antara Polri, Bhayangkari, mahasiswa, tokoh masyarakat, dan anak-anak yatim piatu.
"Selain itu, melalui pesan yang disampaikan dalam film, masyarakat semakin memahami pentingnya menjaga kerukunan, mencegah perpecahan, serta menangkal paham radikalisme dan intoleransi demi terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman dan kondusif," tambahnya.
Acara berlangsung pada Kamis, 09 Juli 2026, pukul 16.35 WIB hingga 18.30 WIB. Lokasinya di Bioskop XXI Premiere Palembang Indah Mall, Kota Palembang. Aldino menambahkan, seluruh rangkaian acara berjalan aman, tertib, dan lancar. "Alhamdulillah lancar," tutupnya.
Film Tanah Runtuh sendiri mengangkat tema kepemimpinan dan toleransi yang bersumber dari pengalaman nyata. Kegiatan nobar ini menjadi salah satu cara Polres Banyuasin untuk menyebarkan pesan-pesan tersebut kepada personel dan masyarakat luas, dengan harapan dapat memperkuat persatuan dan mencegah perpecahan di tengah keberagaman.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
BPBD Bengkulu Waspadai Longsor dan Karhutla Saat Kemarau
Dinas Pendidikan Tunggu Hasil Mediasi Kasus Bullying SMPN 33
10 Game Seru Ice Breaking untuk MPLS 2026
Cat Mobil Mengelupas di Kerinci, Polisi Selidiki
Pria Bandung Tewas Diterkam Buaya di Sungai Banyuasin
Perundungan Siswa SMP di Lubuklinggau Dipicu Asmara
Berita Terbaru
Polres Banyuasin Nobar Film Tanah Runtuh, Perkuat Persatuan
Sembilan Pelinggih di Pura Nusa Penida Hangus Terbakar
Gibran Tinau Exit Tol Prosiwangi di Situbondo
Kuis Bola Dunia 2026, Hadiah Jutaan Rupiah
Prabowo Resmikan Lima Bendungan Sekaligus
Menkeu: Kelola Kas Negara Bisa Dorong Ekonomi
Kebakaran Ilalang 2 Hektare di Klungkung, Damkar Kewalahan
Logo HUT ke-81 RI Resmi Diluncurkan