378 Jemaah Haji Probolinggo Tiba, 1 Meninggal di Arab Saudi

Kartika D. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 79 dibaca
Bisik.id
378 Jemaah Haji Probolinggo Tiba, 1 Meninggal di Arab Saudi

Gambar atau konten salah?

378 jemaah haji asal Kabupaten Probolinggo tiba di Bandara Internasional Juanda pada malam 01 Juni 2026. Mereka merupakan rombongan pertama yang kembali ke tanah air setelah menunaikan ibadah haji di Tanah Suci. Penerbangan tersebut dilakukan dengan maskapai Saudi Arabia Airlines bernomor SV-5124.

Suasana di area kedatangan terasa penuh haru. Petugas menunggu sambut para jemaah, dan beberapa di antaranya langsung menunaikan sujud syukur setelah turun dari pesawat. Lalu, petugas panitia penyelenggara ibadah haji (PPIH) Jawa Timur, Ida Nursanti, memberikan penjelasan mengenai jumlah rombongan.

“Kloter pertama ini sebenarnya berjumlah 380 jemaah. Dua orang tidak dapat pulang bersama rombongan. Satu jemaah meninggal dunia karena serangan jantung dan satu lainnya masih menjalani perawatan di rumah sakit di Arab Saudi,” ujar Ida di Bandara Juanda pada malam 01 Juni 2026. Ia menambahkan bahwa selama ibadah, para jemaah menghadapi cuaca ekstrem di Arab Saudi, yang membuat sebagian mudah kelelahan.

“Cuaca di Arab Saudi cukup panas sehingga banyak jemaah yang mudah kelelahan. Namun secara umum pelaksanaan ibadah haji berjalan lancar,” tambahnya.

Salah satu jemaah asal Probolinggo, Bintoro (32), mengaku bersyukur dapat menunaikan seluruh rangkaian ibadah haji dengan lancar dan kembali ke Indonesia dalam keadaan sehat. Ia berkata, “Alhamdulillah kami bisa menjalankan ibadah haji dengan lancar dan kembali ke Tanah Air dalam keadaan sehat. Pelayanan haji tahun ini juga sangat memuaskan,” sambil menilai pelayanan pemerintah selama di Arab Saudi berjalan baik, mulai dari transportasi hingga konsumsi yang selalu tersedia.

Ia menambahkan, “Tidak ada kekurangan. Transportasi dan konsumsi untuk jemaah selalu terjamin. Karena itu saya dan istri begitu tiba di Tanah Air langsung sujud syukur,” ujar Bintoro.

Mochtar, jemaah asal Probolinggo lainnya, juga mengungkapkan rasa syukurnya. Ia berkata, “Alhamdulillah bisa menjalankan ibadah haji dengan selamat dan kembali ke Indonesia dalam keadaan sehat. Terima kasih kepada petugas yang telah melayani jemaah dengan baik,” ia sampaikan.

Hadirlah kloter pertama ini menandai dimulainya proses pemulangan jemaah haji Debarkasi Surabaya dari Arab Saudi ke Indonesia. Meskipun membawa kebahagiaan bagi para jemaah dan keluarga, kepulangan mereka juga disertai duka ketika satu jemaah asal Probolinggo meninggal dunia saat menjalankan ibadah di Tanah Suci.

Secara keseluruhan, perjalanan ini mencerminkan kombinasi keberhasilan logistik dan tantangan kesehatan yang dihadapi para jemaah. Meskipun cuaca panas dan beberapa korban sakit, para jemaah tetap berhasil menyelesaikan ibadah dengan aman dan kembali ke tanah air dalam kondisi sehat. Kesedihan atas kehilangan satu jemaah menjadi pengingat akan risiko yang melekat pada perjalanan ibadah haji.

Jemaah HajiProbolinggoBandara JuandaSaudi Arabia AirlinesCuaca PanasPPIH Jawa TimurKematian Jemaah

Komentar

Memuat komentar...