5 Makanan Pemicu Kanker Mulut Selain Rokok

Dwi H. · 2 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
5 Makanan Pemicu Kanker Mulut Selain Rokok

Gambar atau konten salah?

Kanker mulut sering dikaitkan dengan kebiasaan merokok. Tapi ternyata, pola makan sehari-hari juga punya peran besar. Beberapa jenis makanan dan minuman yang kita konsumsi setiap hari bisa memicu peradangan atau menghasilkan senyawa yang merusak sel-sel tubuh. Karena itu, penting untuk mulai memperhatikan apa yang masuk ke dalam mulut kita.

Menjaga pola makan adalah langkah sederhana tapi penting untuk menurunkan risiko penyakit. Lantas, makanan apa saja yang sebaiknya dibatasi? Berdasarkan laporan dari Eating Well pada 13 Maret, berikut lima jenis makanan yang disebut-sebut bisa memicu kanker mulut.

Pertama, daging olahan. Sosis, bacon, ham, dan daging deli sebaiknya tidak dikonsumsi berlebihan. Makanan ini sudah lama dikaitkan dengan peningkatan risiko beberapa jenis kanker. Ahli bedah Veena Vats menjelaskan, "Daging olahan mengandung nitrit dan nitrat sebagai pengawet yang dapat berubah menjadi senyawa pemicu kanker di dalam tubuh." Sebagai gantinya, Anda bisa membuat irisan daging sendiri di rumah dari dada kalkun atau ayam. Cara ini membantu mengurangi asupan pengawet, gula, dan garam berlebih.

Kedua, daging merah yang dimasak di suhu tinggi. Daging sapi, kambing, dan babi yang dimasak dengan cara dipanggang, diasapi, atau digoreng perlu diwaspadai. Proses memasak pada suhu tinggi memicu terbentuknya senyawa yang diketahui dapat menyebabkan kanker. Veena Vats menyarankan, merebus, mengukus, atau menyemur bisa meminimalkan pembentukan senyawa tersebut. Ia juga mengingatkan untuk menghindari bagian daging yang gosong saat dimasak.

Ketiga, minuman beralkohol. Konsumsi alkohol adalah salah satu faktor risiko terkuat untuk kanker mulut. Saat diurai tubuh, alkohol menghasilkan asetaldehida, zat yang bersifat toksik. Ahli gizi Taylor Janulewicz mengatakan, "Sebaiknya hindari alkohol atau batasi konsumsinya untuk membantu menurunkan risiko kanker mulut." Ia juga menambahkan, alkohol tidak hanya ada di minuman, tapi juga di beberapa obat kumur. Pilihlah obat kumur bebas alkohol dan konsultasikan dengan dokter gigi sesuai kebutuhan.

Keempat, minuman manis. Soda, kopi bergula, minuman energi, dan jus berpemanis sebaiknya dibatasi. Konsumsi rutin minuman ini diduga dapat meningkatkan risiko kanker, termasuk kanker mulut. Veena Vats mengungkapkan, "Penelitian terbaru menunjukkan wanita yang minum satu atau lebih minuman manis setiap hari memiliki risiko kanker mulut lebih tinggi." Sementara itu, ahli gizi Stacy Davis menyarankan untuk mengganti minuman manis dengan air putih atau teh tanpa gula. Bisa juga dengan menambahkan potongan buah segar untuk rasa.

Kelima, makanan yang digoreng di suhu tinggi. Gorengan memang lezat, tapi penelitian menunjukkan pola makan tinggi gorengan bisa meningkatkan risiko beberapa jenis kanker. Veena Vats mengatakan bahwa menggoreng dengan suhu tinggi dapat menghasilkan senyawa berbahaya yang berpotensi merusak DNA pada jaringan mulut. "Memasak dengan air fryer bisa mengurangi jumlah senyawa berbahaya karena waktu masaknya lebih singkat. Namun, kukus dan rebus tetap pilihan lebih aman," ujarnya.

Secara keseluruhan, pola makan yang seimbang dan menghindari makanan olahan serta minuman manis bisa menjadi langkah awal untuk menurunkkan risiko kanker mulut. Meski bukan jaminan, mengubah kebiasaan makan sehari-hari adalah hal yang bisa kita kendalikan sendiri.

kanker mulutmakanan pemicudaging olahanminuman beralkoholminuman manisgorenganpola makan

Komentar

Memuat komentar...