AB Plastic Surgery Raih KAHF, Standar Internasional
Gambar atau konten salah?
AB Plastic Surgery, sebuah klinik bedah plastik di Korea Selatan, baru saja meraih sertifikasi Korean Accreditation Program for Hospitals Serving Foreign Patients (KAHF) dari Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan Korea. Pengakuan ini menandai bahwa layanan medis klinik tersebut telah memenuhi standar internasional, khususnya bagi pasien global, termasuk wisatawan medis asal Indonesia.
Program KAHF merupakan sistem akreditasi nasional yang diselenggarakan oleh Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan Korea bersama Korea Health Industry Development Institute (KHIDI). Evaluasi dilakukan berdasarkan standar internasional yang ketat, mencakup keselamatan pasien, kualitas layanan, dan sistem perawatan terstruktur bagi pasien internasional. Dengan meningkatnya minat pasien Indonesia terhadap operasi plastik di Korea, akreditasi ini menjadi indikator penting dalam memilih rumah sakit yang aman dan terpercaya.
Proses evaluasi KAHF dibagi menjadi dua kategori utama:
- Pasien Internasional – memverifikasi kemampuan klinik dalam melayani pasien asing.
- Keselamatan – menilai kualitas dan tingkat keselamatan seluruh pasien, baik domestik maupun internasional.
Lebih dari 140 indikator dievaluasi secara ketat, termasuk sistem operasional pelayanan berbasis pasien, ketersediaan tenaga medis profesional, perlindungan hak pasien, pencegahan sengketa medis, pengendalian infeksi, dan manajemen fasilitas rumah sakit. Indikator keselamatan pasien menjadi komponen wajib; kegagalan dalam memenuhi standar tersebut mengakibatkan akreditasi tidak dapat diberikan. Meskipun dirancang untuk institusi yang melayani pasien internasional, standar penilaiannya berpijak pada mutu layanan medis fundamental, sehingga pasien domestik pun turut menikmati layanan berkualitas internasional.
Di AB Plastic Surgery, sistem pencegahan infeksi dan kebersihan dijalankan secara menyeluruh, mencakup ruang operasi. Dokter spesialis anestesi bekerja penuh waktu di dalam rumah sakit, memastikan proses operasi berjalan stabil. Klinik juga menyediakan sistem koordinasi khusus bagi pasien internasional, termasuk Indonesia, serta proses konsultasi dan panduan medis yang sistematis. Semua langkah ini bertujuan memberikan lingkungan medis yang mengutamakan keselamatan pasien.
Dokter Kepala AB Plastic Surgery, Dr. Bae In-ho, menyatakan bahwa sertifikasi ini mencerminkan komitmen seluruh tim dalam membangun lingkungan medis yang memungkinkan pasien menjalani perawatan dengan tenang. "Ke depannya, kami akan terus menjadikan keselamatan pasien sebagai prioritas utama serta meningkatkan kualitas layanan medis secara berkelanjutan demi menjadi institusi medis yang dapat dipercaya oleh siapa pun," ujar Dr. Bae dalam keterangan tertulis, 29 April 2026.
Sertifikat KAHF secara resmi diberikan dalam acara Medical Korea 2026 yang diselenggarakan di COEX, Seoul, pada 20 April 2026. Penghargaan tersebut menegaskan kompetensi pelayanan medis yang dimiliki AB Plastic Surgery.
Dengan sertifikasi ini, AB Plastic Surgery menunjukkan bahwa klinik tersebut tidak hanya memenuhi standar internasional, tetapi juga menempatkan keselamatan pasien sebagai prioritas utama. Bagi pasien Indonesia yang mempertimbangkan operasi plastik di Korea, pengakuan ini menjadi jaminan bahwa layanan medis yang diterima akan aman, terstruktur, dan berkualitas tinggi.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kasus COVID-19 China Melonjak Tiga Kali Lipat pada Juni 2026
Alasan Australia Tolak Daun Kelor sebagai Pangan Sehari-hari
Gelombang Panas Tewaskan 2.700 Orang di Inggris & Wales
Menu Makan Harry Kane: Salmon, Nasi, dan Salad
Uji Ketajaman Mata: Temukan Objek Tersembunyi
7 Makanan Atasi Wajah Bengkak Tanpa Diet Ekstrem
