AF Corse 50 Naik ke Kelima di Monza Setelah Insiden
Gambar atau konten salah?
Monza – Sean Gelael dan rekan-rekannya di AF Corse 50 meraih “durian runtuh” di GT World Challenge Europe 2026, naik satu posisi dan finis kelima.
Racun balapan berlangsung pada Endurance Cup kelas Silver di Sirkuit Monza, 31 Mei 2026. Pada putaran kedua, balapan dipenuhi drama sejak start.
Setelah lampu hijau, puluhan mobil yang mencoba memperebutkan posisi terdepan bertabrakan satu sama lain di tikungan pertama yang sempit. Benturan ini memicu kerusuhan di garis depan.
Penyebab awalnya adalah AF Corse 51 dan Getspeed 17 bersenggolan, memaksa mobil lain terlibat. Steward kemudian memulai investigasi insiden tersebut.
Setelah pertimbangan, steward menjatuhkan penalti 155 detik kepada Team WRT 32, yang dianggap memicu kecelakaan dengan mobil nomor 9 di tikungan pertama.
Akibatnya, WRT 32 turun dari posisi keempat ke kedelapan, sementara AF Corse 50 naik satu posisi, dari keenam menjadi kelima. Sean Gelael akhirnya finis kelima.
Balapan berikutnya bagi kelas Endurance adalah 24 Hours of Spa yang akan berlangsung 24-28 Juni 2026.
Penalti ini mengubah urutan finish, memberi AF Corse 50 posisi lebih baik di Monza.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Bagnaia Jalani Operasi Lengan saat Libur MotoGP
BKB Rekrut Eks UFC, Incar Ekspansi ke Indonesia
Marc Marquez Yakin Motor 850cc Bisa Lebih Cepat di Sachsenring
Atlet Asian Games 2026 Tinggal di Kapal Pesiar
Veda Ega: Honda Unggul di Tikungan Cepat
Mario Aji dan Veda Ega Siap Balapan di MotoGP Mandalika
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
