Airlangga: Mundurnya Perry Tak Ganggu Ekonomi
Gambar atau konten salah?
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan bahwa pengunduran diri Perry Warjiyo sebagai Gubernur Bank Indonesia tidak akan memberikan dampak besar pada stabilitas ekonomi Indonesia. Menurutnya, Bank Indonesia tetap akan menjalankan tugasnya menjaga stabilitas moneter dan nilai tukar rupiah. Airlangga menekankan bahwa institusi BI tidak bergantung pada satu orang saja.
"Yang penting kan institusinya. Dan institusi BI kan tetap menjalankan fungsi untuk menjaga nilai tukar dan juga menjaga kestabilan moneter," kata Airlangga saat ditemui di Kantor Kementerian Perekonomian, Jakarta pada Senin, 27 Juli 2026.
Ketika ditanya apakah ia sudah mengetahui rencana pengunduran diri Perry jauh-jauh hari, Airlangga mengaku baru mengetahuinya dari pemberitaan media. "Tadi kita monitor dari media," ujarnya.
Mengenai siapa calon pengganti pimpinan tertinggi Bank Indonesia, Airlangga meminta publik untuk bersabar. Ia mengaku belum mendapatkan informasi mengenai siapa yang akan menjabat sebagai Gubernur BI selanjutnya. "Belum (terinfo). Kita tunggu saja," ucapnya.
Airlangga memastikan bahwa saat ini ia terus melakukan koordinasi rutin dengan para pemangku kepentingan di bidang ekonomi, fiskal, dan moneter. Langkah ini diambil agar kebijakan yang dikeluarkan dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian Indonesia. "Yakin kita secara rutin melakukan koordinasi. Secara tertentu," ungkapnya.
Sebelumnya, Perry Warjiyo resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Gubernur Bank Indonesia. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyatakan bahwa Presiden Prabowo telah menerima surat pengunduran diri Perry Warjiyo.
"Bahwa per kemarin secara resmi kami menerima surat pengunduran diri dari Gubernur Bank Indonesia kepada bapak presiden," kata Prasetyo dalam konferensi pers di Gedung BI, Jakarta Pusat pada Senin, 27 Juli 2026.
Selanjutnya, Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti akan menjabat sebagai Pejabat Gubernur Sementara BI. "Untuk selanjutnya sesuai UU BI jabatan Gubernur BI akan secara otomatis dijabat oleh Deputi Gubernur Senior yang selanjutnya akan menjalankan seluruh tugas sebagai Pejabat Gubernur Sementara," ujar Prasetyo.
Destry menegaskan bahwa BI akan terus menjalankan tugasnya untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dan stabilitas sistem keuangan guna mendukung pertumbuhan ekonomi. "Berikutnya, Bank Indonesia akan selalu senantiasa memastikan keberlangsungan tugas dan wewenang untuk mencapai stabilitas nilai tukar rupiah, memelihara stabilitas sistem pembayaran dan turut menjaga stabilitas sistem keuangan dalam rangka mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan yang dapat menciptakan lingkungan ekonomi yang kondusif bagi pertumbuhan sektor riil dan penciptaan lapangan kerja sesuai dengan amanat Undang-Undang Bank Indonesia," ujar Destry.
Pengunduran diri Perry Warjiyo terjadi di tengah upaya pemerintah menjaga stabilitas ekonomi. Dengan penunjukan Destry Damayanti sebagai pejabat sementara, diharapkan tidak ada kekosongan kepemimpinan yang mengganggu operasional Bank Indonesia. Koordinasi antar pemangku kepentingan terus dilakukan untuk memastikan kebijakan moneter dan fiskal tetap berjalan selaras.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait