Aldi Taher: Kanker, Mindset Positif, Quran & Kemoterapi
Gambar atau konten salah?
Mendapatkan diagnosa kanker tentu menjadi pukulan berat bagi siapa pun, tak terkecuali Aldi Taher. Namun, alih-alih larut dalam kesedihan yang berkepanjangan, Aldi memilih untuk membangun pola pikir positif demi membantu proses pemulihannya.
Ia percaya bahwa kesembuhan bukan hanya soal mengobati fisik, melainkan juga menenangkan jiwa melalui pendekatan spiritual.
Aldi tidak memungkiri bahwa pada awalnya ia merasa sangat terpukul. “Manusia kalau dikasih sakit pasti denial, gak terima, gak percaya, sedih,” ungkapnya.
Namun, titik balik terjadi saat ia mulai rutin membaca Al-Quran. Baginya, aktivitas tersebut memberikan ketenangan yang luar biasa dan mengubah cara pandangnya terhadap penyakit yang diidapnya.
“Alhamdulillah pas aku mulai baca Al-Quran, aku mulai nerima ujian dan alhamdulillah mindset aku yang tadinya berpikir sakit itu satu hal yang buruk, Malah aku berpikir sakit itu anugerah karena Allah sayang,” jelas Aldi.
Ia bercerita bahwa Al-Quran menurutnya adalah syifa atau obat yang membantu proses penyembuhan dari sisi batin atau ruh. Meskipun sangat mengandalkan spiritualitas, Aldi menekankan bahwa perawatan medis tetap menjadi prioritas utama.
Baginya, kedua hal tersebut harus berjalan beriringan tanpa perlu dipertentangkan. Ia menjalani enam kali sesi kemoterapi karena kankernya tidak memungkinkan untuk dioperasi.
“Kita berobat kerumah sakit, berobat kerumah sakit itu mengobati fisik, Al-Quran mengobati ruh, kolbu, jadi bersinergi,” tegasnya.
Aldi juga berpesan kepada sesama pejuang kanker untuk selalu meminta perlindungan kepada Sang Pencipta dan menjaga hati agar tetap tenang. Ia meyakini bahwa ketika ruh dalam kondisi tenang, proses healing atau penyembuhan fisik secara medis akan bekerja jauh lebih cepat.
“Kita baca Al-Quran, ruh kita tenang, healingnya lebih cepat kan. Tambah lagi medis juga ada bekerja, toh medis juga kan ilmunya Allah,” pungkasnya.
Aldi Taher menunjukkan bahwa kombinasi perawatan medis dan spiritual dapat membantu proses penyembuhan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kasus COVID-19 China Melonjak Tiga Kali Lipat pada Juni 2026
Alasan Australia Tolak Daun Kelor sebagai Pangan Sehari-hari
Gelombang Panas Tewaskan 2.700 Orang di Inggris & Wales
Menu Makan Harry Kane: Salmon, Nasi, dan Salad
Uji Ketajaman Mata: Temukan Objek Tersembunyi
7 Makanan Atasi Wajah Bengkak Tanpa Diet Ekstrem
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
