Aldi Taher Terungkap Kanker Stadium 2, Dampak Rokok Pasif

Ani R. · 2 min baca · 3 bulan lalu · 100 dibaca
Bisik.id
Aldi Taher Terungkap Kanker Stadium 2, Dampak Rokok Pasif

Gambar atau konten salah?

Aldi Taher, yang dikenal lewat burger viralnya, kembali menjadi sorotan. Pada pertemuan di studio Trans TV pada Senin (06 April 2026), ia menceritakan perjuangannya melawan kanker getah bening stadium dua.

Pada tahun 2016, Aldi didiagnosis kanker setelah menemukan benjolan di leher yang membuatnya sulit menoleh. Ia mengaku, “Aku nengok tuh kayak orang salah bantal. Ternyata di dalamnya tuh aku raba-raba ada kayak benjolan itu segede telur cicak.”

Kondisi itu terungkap ketika ia memeriksakan diri ke dokter. Rontgen menunjukkan benjolan di dekat paru-paru, memicu anjuran MRI.

MRI mengungkapkan benjolan berukuran 9x6 cm di paru-paru. Aldi menjelaskan bahwa benjolan di leher sebenarnya merupakan metastase dari tumor paru. Ia menyebutkan, “Kalau yang dekat paru-paru agak riskan. Dia (benjolan) sudah dekat paru-paru. Makanya, aku napas terakhir tuh harus diangkat ke atas, busungi dada baru bisa nyampe napasnya,”.

Sebelum biopsi, Aldi menyadari bahwa benjolan di paru sudah muncul sekitar 2 tahun sebelumnya. Biopsi kemudian mengonfirmasi diagnosis kanker getah bening stadium dua, jenis Hodgkin.

Ia mengungkapkan bahwa penyebabnya multifaktor, termasuk makanan, kelelahan, genetika, dan asap rokok. Namun, dalam kasusnya, paparan asap rokok pasif menjadi faktor utama. “Karena aku bukan perokok juga, jadi perokok pasif itu kan lebih berbahaya kan. Ya dua-duanya berbahaya, tapi yang pasif kan karena dia nggak pernah kena (asap rokok), tiba-tiba kehirup,”.

Aldi menambahkan, “Aku pikir waktu itu gara-gara kurang olahraga kan.” Ia juga mengatakan, “Akhirnya jadi (kanker). Kalau kanker itu kan sel yang rusak, sel yang boleh dibilang error gitu kan,”.

Karena tumor berada di dekat paru, operasi dianggap terlalu berisiko. Ia diarahkan menjalani kemoterapi sebanyak 6 kali dan rutin membaca Al‑Qur’an untuk menenangkan hati.

Ia menjelaskan alasan membaca Al‑Qur’an: “Kenapa baca Al‑Qur’an? Bikin hati tenang. Manusia kalau dikasih sakit pasti denial, gak terima, gak percaya, sedih. Alhamdulillah pas aku mulai baca Al‑Qur’an, aku mulai nerima ujian dan Alhamdulillah mindset aku yang tadinya berpikir sakit itu satu hal yang buruk, malah aku berpikir sakit itu anugerah karena Allah sayang,”.

Kanker getah bening stadium dua yang dialami Aldi Taher menyoroti pentingnya deteksi dini dan dampak paparan asap rokok pasif.

Aldi Taherkanker getah beningstadium duapaparan asap rokok pasifdeteksi dinimetastaseAl‑Qur’an

Komentar

Memuat komentar...