Alex Widi Kristiono CEO Mandiri Sekuritas, Oki Pimpin INA
Gambar atau konten salah?
Oki Ramadhana kini menjabat sebagai Ketua Dewan Direktur Indonesia Investment Authority (INA). Penunjukan ini diambil oleh Dewan Pengawas INA beberapa waktu lalu, menandai pergeseran kepemimpinan di lembaga tersebut.
Di sisi perusahaan, Alex Widi Kristiono resmi diberi tugas sebagai Direktur Utama Mandiri Sekuritas. Keputusan ini bertujuan menjaga kesinambungan dan kelancaran operasional setelah Oki meninggalkan jabatan.
Alex menegaskan, “akan terus mengembangkan bisnis perusahaan dengan fokus kepada nasabah melalui lini bisnis Retail, Capital Market, maupun Investment Banking.” Ia menekankan komitmen terhadap pelanggan di semua segmen.
Di bawah kepemimpinan Oki, Mandiri Sekuritas tumbuh menjadi platform trading digital dengan lebih dari 1,3 juta nasabah retail. Pertumbuhan ini menandai pencapaian signifikan sejak perusahaan didirikan.
Alex menambahkan, “Kami akan melanjutkan upaya mencapai visi sebagai investment banking terdepan di Indonesia dan Asia Tenggara melalui pelaksanaan strategi‑strategi bisnis yang sudah direncanakan sebelumnya. Selain itu, kami juga akan memastikan transisi kepemimpinan ini berjalan sesuai tata kelola perusahaan yang baik, sehingga fokus layanan kepada nasabah dan pemangku kepentingan lain tetap berjalan lancar,” ungkap Alex dalam keterangan tertulis, Selasa 19 Mei 2026.
Mandiri Sekuritas merupakan anak usaha PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) dan telah beroperasi di pasar modal Indonesia sejak tahun 2000. Sejak berdiri, perusahaan terus memperluas jangkauan layanan ke berbagai segmen.
Hingga 30 Maret 2026, Mandiri Sekuritas mencatat pendapatan usaha bersih sebesar Rp 409,6 miliar, meningkat 94% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya, yakni Rp 211,7 miliar.
Kontribusi pendapatan terbesar berasal dari lini bisnis Retail (54%), diikuti Capital Market (27%), dan sisanya dari segmen Investment Banking, termasuk Mandiri Securities Singapore.
Perubahan kepemimpinan ini menandai fase baru bagi Mandiri Sekuritas, dengan fokus tetap pada layanan nasabah dan pertumbuhan berkelanjutan di pasar modal Indonesia.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
MSCI Perketat Aturan Saham EPI, Berlaku 2026
Dolar Menguat, Ketegangan Timur Tengah dan Minyak Jadi Pemicu
IHSG Menguat 1,10%, Asing Beli Bersih Rp725 Miliar
IHSG Dibuka Hijau di Level 6.200
Dolar AS Mendekati Rp 18.000, Konflik Timur Tengah Picu Penguatan
IHSG Sesi I Menguat, Asing Jual Bersih Rp302 Miliar
