Alun-Alun Merdeka: Airman Mati, Perbaikan Minggu Depan

Rudi H. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 85 dibaca
Bisik.id
Alun-Alun Merdeka: Airman Mati, Perbaikan Minggu Depan

Gambar atau konten salah?

Selama beberapa hari terakhir, Malang disinari hujan lebat yang membuat banyak wilayah kota terguncang. Di tengah badai ini, ikon kota Alun‑Alun Merdeka kehilangan daya tarik utamanya: sebuah dry fountain yang biasanya menjadi tempat bersantai warga.

Di lokasi, air mancur Alun‑Alun Merdeka terlihat mati total. Sejumlah pekerja terlihat sibuk memperbaiki sistem, sementara petugas menempelkan papan bertuliskan Dalam Perawatan agar masyarakat tidak mendekat ke area yang sedang diperbaiki.

Menurut DLH Kota Malang, kerusakan terjadi karena air masuk ke dalam komponen utama sistem air mancur. Jaringan pompa, yang seharusnya tetap kering, ikut tergenang, sehingga sistem secara otomatis berhenti berfungsi.

“Seharusnya tidak boleh kebanjiran, tapi kemarin pompa ikut terendam, sehingga tidak bisa berfungsi,” kata Gamaliel Raymond Hatigoran, Kepala DLH Kota Malang, Selasa, 05 Mei 2026.

Untuk mengatasi masalah ini, DLH segera menghentikan seluruh operasional sistem. Petugas di lapangan kini fokus mengeringkan komponen elektrikal dan mekanikal yang terdampak luapan air.

“Sedang dikeringkan, kami upayakan minggu depan sudah aktif kembali,” ujarnya, menargetkan penyelesaian perbaikan dan pengeringan dalam satu minggu ke depan.

Selain faktor cuaca, DLH menemukan kelemahan pada konstruksi bangunan air mancur. Pengecekan menunjukkan adanya celah di bagian tertentu yang menjadi jalan masuk air, baik saat hujan deras maupun ketika sirkulasi air mancur sedang berjalan.

Raymond menambahkan: “Ini sekaligus kami evaluasi. Ada bagian yang memungkinkan air masuk karena posisinya terlalu dalam. Ke depan, meski hujan deras atau banjir, air tidak boleh lagi masuk ke mesin.”

Untuk mencegah kejadian serupa, pihaknya akan melakukan evaluasi menyeluruh dan memperkuat struktur jaringan air mancur. Langkah antisipasi jangka panjang termasuk pengecoran ulang pada titik-titik rawan kebocoran, diharapkan dapat melindungi mesin pompa meski kawasan Alun‑Alun Merdeka dilanda genangan saat curah hujan tinggi.

Peristiwa ini menegaskan pentingnya pemeliharaan rutin dan evaluasi struktur pada fasilitas publik, terutama di daerah rawan banjir. Dengan tindakan cepat dan perbaikan yang tepat, diharapkan dry fountain kembali berfungsi, memberi kembali tempat bersantai bagi warga Malang.

Malanghujan lebatAlun‑Alun Merdekadry fountainDLH Kota Malangpompa airevaluasi struktur

Komentar

Memuat komentar...