Alun-Alun Sidoarjo Penuh Sesak Pas Libur Lebaran Sore
Gambar atau konten salah?
Alun‑Alun Sidoarjo terlihat penuh sesak pada hari terakhir libur Lebaran. Ruang terbuka hijau ini dipadati warga yang datang berolahraga atau berjalan santai sejak pukul 06.00 WIB. Sebagian besar pengunjung berasal dari Sidoarjo sendiri, memanfaatkan hari Minggu untuk bersantai sebelum kembali beraktivitas keesokan harinya.
Umar, salah satu pengunjung, memulai hari dengan olahraga ringan di alun‑alun selama dua jam penuh. Ia mengatakan, “Saya memilih hari ini ke Alun‑Alun karena kesempatannya hanya hari Minggu untuk olahraga, jalan‑jalan, dan sedikit lari‑lari dari jam 6 pagi tadi,” ucapnya pada 29 Maret 2026. Ini adalah kunjungan pertamanya setelah renovasi.
Umar biasanya berolahraga di GOR atau di sekitar rumahnya. Ia menilai renovasi membawa perubahan positif: “100 persen tambah bagus. Ada tempat yang terkena panas (untuk berjemur), ada tempat rindang juga. Luar biasa kebersihannya (terjaga). Waktu ini masih direnovasi, saya biasanya di GOR atau di dekat‑dekat rumah jalan‑jalannya.”
Ratna, pengunjung lain, mengamati peningkatan fasilitas. Ia menambahkan, “Alun‑Alun Sidoarjo dengan wajah barunya kini memiliki lebih banyak sarana bermain anak dibandingkan sebelumnya. Kalau dulu Alun‑alunnya lebih asri (banyak pohonnya), kalau fasilitas dan mainan lebih bagus sekarang.”
Ia juga menilai suasana: “Karena enak sih di sini, ramai, tempatnya nyaman buat duduk, jogging, jalan. Fasilitasnya bersih. Pagi sama malam kesininya, kalau siang nggak.”
Pengunjung pagi dominasi kegiatan olahraga. Arif Mulyono, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Sidoarjo, menjelaskan, “Kalau pagi itu rame rata-rata orang jogging, lari, ngobrol, cangkruk itu sampai jam 9 atau 10 pagi.”
Setelah jam 10 pagi, jumlah pengunjung menurun karena suhu meningkat. Namun alun‑alun kembali ramai pada sore hingga malam. Ia melanjutkan, “Setengah 5 sore mulai rame lagi, sampai jam 7, 8, 9 malam itu puncaknya.”
Aktivitas di alun‑alun meliputi jogging, berlari, berjalan santai di area jogging track, serta keluarga yang menemani anak bermain di area permainan. Beberapa kali terdengar imbauan agar pengunjung tidak membuang sampah sembarangan serta tetap mengawasi anak‑anak saat bermain.
Pengawasan dilakukan secara langsung oleh petugas di lapangan dan melalui sistem CCTV yang terpasang di 25 titik. Pedagang asongan dilarang masuk ke dalam area alun‑alun guna menjaga kenyamanan pengunjung.
Dengan fasilitas yang lebih bersih dan teratur, alun‑alun menjadi tempat yang nyaman bagi warga Sidoarjo. Kegiatan pagi, sore, dan malam tetap ramai, menandakan bahwa ruang terbuka hijau ini tetap menjadi pusat aktivitas masyarakat setelah renovasi.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Penyebab Karhutla: dari Hal Sepele hingga Bencana
KAI Bantah Penguntit Penumpang Wanita di Supas adalah Pegawai
Banjir Rob Kalianak Semakin Parah, Warga Minta Dam Dibangun
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
