Antrian Panjang SPBU Bojonegoro Karena Stok Solar Terbatas

Fandi R. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 78 dibaca
Bisik.id
Antrian Panjang SPBU Bojonegoro Karena Stok Solar Terbatas

Gambar atau konten salah?

Antrean panjang kendaraan menumpuk di beberapa Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Bojonegoro. Kendaraan besar seperti truk dan bus mendominasi barisan, sementara mobil pribadi juga turut menunggu. Antrian ini terus mengular sejak malam hari kemarin, 31 Mei 2026, dan masih berlangsung hingga hari ini, 01 Juni 2026.

Di SPBU Balen, SPBU Kalianyar, SPBU Veteran Kota Bojonegoro, dan SPBU Jetak, kendaraan menempati seluruh lebar jalan. Beberapa barisan bahkan memakan ruang jalan utama, menimbulkan kepadatan lalu lintas di sekitar SPBU. Mobil pribadi terlihat menunggu di tepi jalan, menunggu giliran pengisian.

Berbagai jenis kendaraan bersaing untuk mendapatkan bahan bakar solar subsidi. Banyak pengemudi yang menunggu berjam‑jam karena takut kehabisan stok. Kondisi ini menambah ketegangan di kalangan sopir angkutan barang dan kendaraan operasional yang sangat mengandalkan solar.

Beberapa SPBU di Bojonegoro dilaporkan mengalami keterbatasan stok solar. Keterbatasan ini memicu kepanikan di antara sopir, karena mereka khawatir tidak dapat mengisi bahan bakar yang dibutuhkan untuk operasional harian.

“Sejak semalam antreannya sudah panjang. Truk, mobil sampai bus ikut antre untuk beli solar. Banyak yang nunggu lama karena takut kehabisan,” kata Sohib, warga Kota Bojonegoro berusia 35 tahun, kepada media. “Kalau tidak cepat antre, takutnya tidak kebagian. Soalnya ada SPBU yang katanya sudah mulai habis solar,” tambahnya.

Sohib menjelaskan bahwa antrean yang panjang membuat aktivitas di sekitar SPBU menjadi lebih padat dari biasanya. Beberapa sopir memilih memarkir kendaraan di tepi jalan sambil menunggu giliran pengisian.

Area Manager Communication, Relations, & CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus Ahad Rahedi belum merespon konfirmasi yang dilayangkan melalui pesan singkat terkait penyebab antrean panjang solar di sejumlah SPBU di Bojonegoro. Hasilnya, informasi resmi masih belum tersedia.

Situasi ini menunjukkan betapa pentingnya pasokan bahan bakar yang stabil bagi transportasi di daerah tersebut. Keterbatasan stok solar di SPBU menimbulkan ketidakpastian bagi sopir dan pemilik kendaraan, serta memengaruhi arus lalu lintas di wilayah Bojonegoro. Kesiapan pihak berwenang dalam menanggapi masalah ini menjadi kunci untuk mengurangi ketidaknyamanan bagi masyarakat.

Antrian SPBUBojonegoroSolar subsidiKendaraan beratKepadatan lalu lintasStok terbatasSopir angkutanPertamina

Komentar

Memuat komentar...