Antrian Panjang SPBU Jember karena Khawatir Naik Harga BBM

Sari D. · 1 min baca · 3 bulan lalu · 68 dibaca
Bisik.id
Antrian Panjang SPBU Jember karena Khawatir Naik Harga BBM

Gambar atau konten salah?

Di Jember, beberapa SPBU masih dipadati kendaraan yang menunggu untuk mengisi bahan bakar. Kondisi ini muncul karena banyak orang khawatir harga BBM akan terus naik dalam waktu dekat.

Di SPBU Tawang Alun, Kecamatan Rambipuji, Hendra, salah satu pembeli, mengatakan ia ikut antre karena takut harga BBM akan naik. “Saya khawatir, dalam waktu dekat ini harga BBM akan naik. Jadi saya harus punya stok dulu,” ujarnya. Hendra mengaku menunggu selama 40 menit. Ia juga menambahkan, “Untuk mobil tidak terlalu ramai. Sepeda motor yang dari tadi ramai mengantre.”

Sementara itu, di SPBU Jubung, Nuruz Zaman, pengendara yang ikut antre, menjelaskan ia melakukannya karena kehabisan BBM setelah pulang kerja. Saat ditanya apakah antrean disebabkan oleh pembatasan pembelian BBM subsidi, ia menegaskan, “Wacana pembatasan pembelian BBM subsidi itu kan sebenarnya sudah lama. Tapi tidak menyebabkan antrean jadi panjang seperti ini.”

Di SPBU Jalan Gajag Mada, M Rifqi Arifin, pengendara lain, menyebutkan bahwa penyebab antrean kembali mengular adalah trauma masyarakat Jember. Ia mengingat dua kali antrean panjang sebelumnya: “Sebelumnya kita kan sudah mengalami dua kali antrean panjang di SPBU. Pertama saat jalur Gumitir ditutup, dan yang kedua karena ada kabar stok BBM akan langka karena ada perang di timur tengah.”

Rifqi menambahkan, “Kalau sekarang ini, mungkin karena berita kenaikan harga yang belum bisa dipastikan kebenarannya cuma sudah tersebar beritanya kemarin.”

Peristiwa ini terjadi pada 01 April 2026. Banyak pengendara di Jember masih menunggu, menuruti ketidakpastian harga BBM yang terus berputar. Mereka berharap situasi segera stabil dan antrean dapat berkurang.

SPBUBBMharga BBMantreanJembersubsidiperang Timur Tengah

Komentar

Memuat komentar...