Arab Saudi Bangun Danau Air Tawar Raksasa di Gurun

Dani L. · 1 min baca · 2 bulan lalu · 51 dibaca
Bisik.id
Arab Saudi Bangun Danau Air Tawar Raksasa di Gurun

Gambar atau konten salah?

Di tengah gurun pasir Arab Saudi, sebuah proyek ambisius sedang dikembangkan: sebuah danau air tawar raksasa. Danau ini akan sepanjang 2,8 kilometer dan memerlukan investasi sebesar USD4,7 miliar atau setara Rp80 triliun.

Proyek ini merupakan bagian dari pengembangan kawasan futuristik NEOM, yang dirancang sebagai pusat wisata dan teknologi masa depan. Kawasan ini akan menampung danau sekaligus fasilitas rekreasi modern.

Untuk memenuhi kebutuhan air di lingkungan yang sangat kering, proyek ini mengandalkan tiga bendungan besar. Bendungan utama dirancang setinggi 145 meter dan panjang 475 meter, menggunakan teknologi konstruksi modern agar mampu menahan volume air dalam jumlah besar.

Danau tersebut akan memiliki luas sekitar 1,5 kilometer persegi dan dilengkapi fasilitas rekreasi. Di dalamnya akan ada pulau buatan yang dapat digunakan untuk berbagai aktivitas wisata, mulai dari berjalan kaki hingga menyelam.

Inisiatif ini sejalan dengan visi besar Arab Saudi dalam program Vision 2030, yang bertujuan mengurangi ketergantungan ekonomi pada minyak sekaligus mengembangkan sektor pariwisata. Kawasan Trojena sendiri dirancang sebagai destinasi unik, bahkan mencakup olahraga musim dingin di tengah gurun.

Meski terdengar futuristik, pembangunan danau di gurun menghadapi tantangan besar. Ketersediaan air dan tingkat penguapan yang tinggi menjadi masalah utama. Untuk mengatasinya, proyek ini akan memanfaatkan teknologi desalinasi, yaitu mengolah air laut menjadi air tawar dengan bantuan energi terbarukan.

Jika berhasil, danau raksasa ini tidak hanya menjadi ikon baru Arab Saudi, tetapi juga berpotensi menjadi contoh inovasi pengelolaan air di wilayah kering dunia. Proyek ini menunjukkan bagaimana teknologi dan perencanaan dapat mengubah lanskap gurun menjadi tempat rekreasi dan ekonomi baru.

NEOMDanau PasirArab SaudiVision 2030DesalinasiPariwisataTeknologi Terbarukan

Komentar

Memuat komentar...