Arus Balik Libur di Daop 8 Surabaya: 44.418 Penumpang
Gambar atau konten salah?
Surabaya – Pada 01 Juni 2026, arus balik libur panjang yang bertepatan dengan tanggal merah Hari Lahir Pancasila masih sangat ramai di wilayah KAI Daop 8 Surabaya. Pada hari Senin ini, tercatat 25 595 penumpang tiba di sejumlah stasiun.
Menurut Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, secara keseluruhan Daop 8 melayani 44 418 penumpang pada hari terakhir libur panjang. Ia menjelaskan bahwa “Terdiri dari 18 823 pelanggan berangkat dan 25 595 pelanggan turun di wilayah Daop 8 Surabaya,” kata Mahendro dalam keterangannya.
Jumlah tersebut masih berpotensi bertambah karena jadwal kedatangan dan keberangkatan kereta akan terus berlangsung hingga malam nanti. Kepadatan penumpang terlihat di beberapa stasiun utama.
Di Stasiun Surabaya Gubeng, total 13 670 penumpang dilayani, dengan 4 494 naik dan 9 176 turun. Stasiun Surabaya Pasarturi mencatat 13 517 penumpang, terdiri dari 6 006 berangkat dan 7 511 turun. Sementara Stasiun Malang melayani 7 020 penumpang, dengan 2 976 berangkat dan 4 044 turun.
Mahendro menegaskan bahwa dominasi penumpang yang datang menunjukkan arus balik masih berlangsung pada hari terakhir libur panjang. Ia mengimbau penumpang untuk memperhatikan beberapa hal. “Seluruh pelanggan dapat memperhatikan jadwal perjalanan, datang lebih awal ke stasiun, serta memperhatikan barang bawaan selama perjalanan,” imbaunya.
Dengan angka-angka tersebut, terlihat bahwa arus balik di Daop 8 Surabaya tetap tinggi, menuntut perhatian ekstra dari penumpang dan operator agar perjalanan tetap lancar.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Penyebab Karhutla: dari Hal Sepele hingga Bencana
KAI Bantah Penguntit Penumpang Wanita di Supas adalah Pegawai
Banjir Rob Kalianak Semakin Parah, Warga Minta Dam Dibangun
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
