Arus Keluar Tol Malang Lebaran Tinggi, Polisi Siaga
Gambar atau konten salah?
Arus lalu lintas di pintu tol wilayah Kabupaten Malang pada H+5 Lebaran masih terpantau tinggi, terutama kendaraan yang keluar dari wilayah Malang. Kendaraan yang masuk cenderung menurun.
Data perbandingan antara 23 Maret 2026 dan 24 Maret 2026 menunjukkan jumlah kendaraan keluar Kabupaten Malang tetap stabil di 38.203 unit pada kedua hari tersebut. Sementara itu, kendaraan masuk menurun dari 32.618 unit pada 23 Maret 2026 menjadi 29.818 unit pada 24 Maret 2026, setara penurunan volume sekitar 8,6 %.
Rincian per gerbang tol mengungkapkan bahwa arus lalu lintas masih didominasi kendaraan dari gerbang tol Karanglo, yang menyumbang sekitar 70 % hingga 75 % volume kendaraan. Gerbang ini tetap menjadi akses utama keluar masuk wilayah Malang.
Kasatlantas Polres Malang, AKP Muhammad Alif Chelvin Arliska, menjelaskan bahwa tingginya arus kendaraan keluar menunjukkan mobilitas masyarakat masih berlangsung, baik untuk perjalanan wisata maupun arus balik Lebaran.
“Arus lalu lintas di pintu tol wilayah Malang masih cukup tinggi, khususnya kendaraan yang keluar. Ini menunjukkan aktivitas masyarakat masih berlangsung, baik menuju destinasi wisata maupun kembali ke kota asal,” ujar Chelvin kepada wartawan pada 25 Maret 2026.
Dia menambahkan bahwa pihaknya terus menyiagakan personel di lapangan untuk melakukan pengaturan lalu lintas di titik-titik rawan kepadatan, termasuk akses menuju Kota Batu dan jalur wisata pantai selatan.
“Personel kami ditempatkan di titik strategis untuk memastikan arus tetap lancar dan aman. Kami juga mengantisipasi puncak arus balik yang mulai terlihat,”
Seorang wisatawan asal Sleman, Joko (49), mengaku perjalanan menuju Kota Batu melalui exit tol Singosari masih terbilang lancar meski volume kendaraan cukup tinggi.
“Ramai memang, tapi masih lancar. Petugas juga banyak membantu mengatur lalu lintas, jadi perjalanan tetap nyaman. Ini sekalian hari terakhir sebelum kami kembali ke kota asal,” ungkap Joko terpisah.
Data ini menunjukkan bahwa meski arus masuk menurun, arus keluar masih dominan pada H+5 Lebaran. Keberadaan personel polisi di titik strategis membantu menjaga kelancaran lalu lintas, sementara para wisatawan masih dapat menempuh perjalanan dengan nyaman. Kegiatan ini mencerminkan mobilitas masyarakat yang tetap aktif menjelang akhir perayaan Lebaran.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Penyebab Karhutla: dari Hal Sepele hingga Bencana
KAI Bantah Penguntit Penumpang Wanita di Supas adalah Pegawai
Banjir Rob Kalianak Semakin Parah, Warga Minta Dam Dibangun
