Arus Mudik Terminal Purabaya Ringan: 13.135 Penumpang
Gambar atau konten salah?
Terminal Purabaya mencatat arus penumpang yang rendah pada hari H Lebaran, Sabtu 21 Maret 2026. Hanya sekitar 13.000 orang yang terpantau berangkat dan tiba.
Humas Terminal Tipe A Purabaya, Sarah Abigail, menyatakan total pergerakan penumpang hingga saat ini mencapai 13.135 orang. Mayoritas berada di area keberangkatan, dengan 7.796 penumpang pada siang hari.
Menurut data, 132 bus AKAP memuat 2.010 penumpang, sementara 271 bus AKDP membawa 5.786 penumpang. Selain itu, pada waktu tertentu tercatat 132 bus AKAP dengan 1.141 penumpang dan 246 bus AKDP dengan 4.198 penumpang.
Tujuan utama pemudik masih didominasi wilayah Jawa Timur. Kota-kota seperti Blitar, Malang, Ponorogo, Tulungagung, Trenggalek, dan Bojonegoro menjadi sasaran utama. Untuk perjalanan antar provinsi, Solo, Yogyakarta, Semarang, dan Jakarta memegang peranan penting.
Ringkasnya, arus penumpang di Terminal Purabaya pada hari H Lebaran menunjukkan jumlah yang lebih rendah dari perkiraan, dengan total 13.135 penumpang. Destinasi utama berada di Jawa Timur, diikuti oleh kota-kota interprovinsi seperti Solo, Yogyakarta, Semarang, dan Jakarta.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Penyebab Karhutla: dari Hal Sepele hingga Bencana
KAI Bantah Penguntit Penumpang Wanita di Supas adalah Pegawai
Banjir Rob Kalianak Semakin Parah, Warga Minta Dam Dibangun
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
