Badai di Dusun Pakong: Pohon Bambu Menabrak Atap Rumah
Gambar atau konten salah?
20 Mei 2026, pada pukul 14.30 WIB, hujan deras dan angin kencang datang ke Dusun Pakong Laok, Desa Pakong, Kecamatan Pakong, Kabupaten Pamekasan, Madura.
Pohon bambu besar menabrak atap teras rumah warga. Beberapa pertokoan di sekitar wilayah juga mengalami kerusakan pada atap teras mereka. Akibatnya, rumah-rumah dan tempat usaha beberapa warga terganggu.
Empat warga terdampak langsung: Joni, Ahmadi, Hosnan dan Mukdir. Mereka semua melaporkan kerusakan pada properti mereka.
Petugas kecamatan dan warga setempat segera bergerak. Mereka bersatu‑masi membersihkan material bangunan yang rusak dan mengangkat batang pohon yang tumbang agar tidak menghalangi aktivitas warga.
Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pamekasan, Akhmad Dofir Rosidi, mengonfirmasi kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa cuaca ekstrem berupa mendung tebal telah menutupi wilayah utara Pamekasan sejak siang hari.
"Tadi siang memang cuaca terpantau mendung tebal di wilayah utara, bahkan hujan. Laporan bencana baru masuk (ke kami) sekitar pukul 16.47 WIB. Kami telah mengerahkan Tim Reaksi Cepat (TRC) untuk melakukan kaji cepat ke lokasi kejadian," ujar Dofir saat dikonfirmasi pada 20 Mei 2026.
BPBD Pamekasan menegaskan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka akibat kejadian ini. Meski begitu, pihaknya mengingatkan masyarakat tetap waspada karena potensi cuaca ekstrem yang dapat menimbulkan hujan deras dan angin kencang masih mungkin terjadi kapan saja.
BPBD juga meminta warga segera melaporkan ke petugas terdekat jika menemukan pohon yang rawan tumbang di sekitar pemukiman atau jalan raya. Hal ini bertujuan untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.
Kejadian ini menegaskan pentingnya kesiapsiagaan warga dan petugas setempat dalam menghadapi cuaca ekstrem. Masyarakat diharapkan selalu memantau informasi cuaca dan melaporkan potensi bahaya agar respons cepat dapat dilakukan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Penyebab Karhutla: dari Hal Sepele hingga Bencana
KAI Bantah Penguntit Penumpang Wanita di Supas adalah Pegawai
Banjir Rob Kalianak Semakin Parah, Warga Minta Dam Dibangun
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
