Bagnaia Terjerat Kecelakaan dan Tegor Amarah di Le Mans

Arif S. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 74 dibaca
Bisik.id
Bagnaia Terjerat Kecelakaan dan Tegor Amarah di Le Mans

Gambar atau konten salah?

Francesco Bagnaia menandai akhir pekan di Sirkuit Le Mans dengan kejadian yang tak terduga. Sebagai pole-sitter, rider Ducati ini berangkat kuat di MotoGP Prancis 2026, namun balapan berakhir sebelum waktunya.

Insiden terjadi pada lap ke-16 ketika Bagnaia berada di posisi kedua. Di Turn 2, ia tergelincir dan motor meluncur bebas di gravel. Kegagalan menuntaskan balapan membuatnya tidak dapat finis.

Setelah keluar dari trek, Bagnaia mengekspresikan kemarahannya dengan cara yang jarang terlihat di dunia MotoGP. Ia menendang kotak plastik putih bertuliskan “Doctor” dan mengayunkan kakinya ke arah traffic cone di pos marshal. Gerakan tersebut terlihat di video yang kemudian menjadi viral di media sosial.

Reaksi penggemar pun tak terelakkan. Seorang penggemar menuliskan, “Saya rasa saya belum pernah melihat Pecco semarah ini,” sementara yang lain menambahkan, “Saya melihat itu dan berpikir, 'Astaga, belum pernah melihat dia semarah itu,

Di Twitter, akun Paddock gp (@Paddockgp1) membagikan kutipan dalam bahasa Spanyol: “El enfado y desesperación de Pecco Bagnaia es lógico, comprensible. Doble campeón del mundo en Motogp, que nadie dude que este piloto es un deseado para muchos equipos, por algo será. #Motogp” (10 Mei 2026). Link gambar yang disertakan di tweet dapat diakses melalui pic.twitter.com/ZN14ftTsgU.

Bagnaia kini berada di posisi kesembilan klasemen dengan 43 poin. Meskipun belum pernah menempati podium dalam balapan utama MotoGP 2026, ia telah mencapai runner‑up tiga kali di sesi sprint race. Insiden ini menandai ketiga kali kegagalannya menuntaskan balapan dalam lima race utama musim ini, setelah kecelakaan di Brasil dan Spanyol.

Peristiwa ini menyoroti betapa intensnya tekanan yang dialami rider kelas satu. Bagnaia, yang berusia 29 tahun, masih berjuang untuk menyesuaikan diri dengan dinamika kompetisi yang semakin ketat.

Francesco BagnaiaSirkuit Le MansMotoGP Prancis 2026Kegagalan balapanKemarahan riderViral videoRunner‑up sprintTekanan kompetisi

Komentar

Memuat komentar...