Balai Pengajian Miftahul Jannah Dibangun Ulang Bersama TNI
Gambar atau konten salah?
Balai pengajian di Yayasan Pendidikan Islam Dayah Miftahul Jannah Desa Tambon Tunong, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara, hancur ketika banjir melanda pada akhir 30 November 2025. Tempat belajar bagi anak yatim itu menjadi tanah kosong setelah bangunan roboh dan rata dengan tanah.
Menanggapi kerusakan, prajurit TNI dari Korem 011/Lilawangsa dan Kodim 0103/Aceh Utara segera memulai proses rekonstruksi. Bangunan baru dibangun dengan struktur yang lebih kuat dan dilengkapi fasilitas modern. Puncak acara resmi dihadiri oleh Komandan Korem (Danrem) 011/Lilawangsa Brigjen TNI Ali Imran, yang menandai penyelesaian proyek ini.
Menurut Cut Rosnah, pimpinan Yayasan, balai pengajian memiliki peran vital sebagai pusat pendidikan agama Islam bagi ratusan santri dan santriwati yatim maupun piatu pada tingkat SMP dan SMA. Pengajian diadakan siang dan malam, memastikan semua santri dapat belajar sesuai jadwal.
“Ini adalah takdir Allah. Melalui hamba-hamba-Nya, yaitu Pak Danrem Lilawangsa, Pak Dandim Aceh Utara, beserta seluruh anggotanya balai yang indah ini bisa berdiri kembali. Mulai hari ini, fasilitas ini sudah bisa digunakan oleh para santri untuk aktivitas belajar rutin,” kata Cut Rosnah dalam keterangannya, 13 Juni 2026.
Selain membangun kembali struktur fisik, prajurit TNI juga menyalurkan bantuan penunjang. Pihak TNI menyerahkan satu paket pengeras suara (sound system), ambal/karpet salat, dan wajan besar untuk keperluan memasak di dayah. Mereka juga memfasilitasi pembuatan 50 akta kelahiran dan 2 akta kematian secara gratis bagi anak yatim dan warga, bekerja sama dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Aceh Utara.
Cut Rosnah menjelaskan, “Bantuan berupa pengeras suara dan perlengkapan masjid sudah diterima pihaknya tepat malam pertama bulan suci Ramadhan lalu. Fasilita itu juga dimanfaatkan warga dari dua dusun yang beribadah di masjid yayasan tersebut.” “Alhamdulillah semuanya terwujud. Malam pertama Ramadhan kami serba baru, ini mukjizat luar biasa bagi kami,” ujarnya.
Yayasan Pendidikan Islam Miftahul Jannah telah berusia 40 tahun, berfokus pada pengabdian kepada masyarakat dan anak-anak yatim. Aksi tanggap darurat dan rekonstruksi ini merupakan bagian dari program sosial nasional Lomba Karya Bhakti tingkat Korem Tahun 2026, yang digelar oleh TNI AD di seluruh Indonesia.
“Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen TNI Angkatan Darat untuk selalu hadir dan menjadi solusi di tengah kesulitan masyarakat, khususnya bagi anak-anak yatim yang kehilangan tempat belajar Al-Qur'an agama islam maupun pendidikan umum,” kata Danrem Ali.
Rekonstruksi balai pengajian ini menunjukkan komitmen TNI dalam membantu masyarakat, khususnya anak yatim, dengan menyediakan tempat belajar dan fasilitas yang mendukung pendidikan agama dan umum.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Gelombang Panas Belanda Tewaskan 900 Orang, Prancis Terbakar
Kuasa Hukum Sarwendah Bantah Tuduhan Eksploitasi Anak
Pelabuhan Roro Gunungsitoli Disiapkan Jadi Pusat Logistik Nias
Kerajaan Dukung Penuh Timnas Usai Kalah di Semifinal
Gempa M3,4 Guncang Pidie Jaya, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami
Sergai Bangun Mal Pelayanan Publik Rp6,2 Miliar Tahun Ini
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
